Berita Surabaya

PT KAI Sulap Gerbong KA Gaya Baru Malam Selatan, Jadikan Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif

PT KAI melakukan inovasi dalam hal pengembangan sektor layanan dengan menyulap Gaya Baru Malam Selatan menjadi kereta ekonomi rasa eksekutif.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/Fikri Firmansyah
Gerbong KA Gaya Baru Malam Selatan di Balai Yasa Surabaya Gubeng, Sabtu (30/11/2019) 

PT KAI melakukan inovasi dalam hal pengembangan sektor layanan dengan menyulap KA Gaya Baru Malam Selatan menjadi kereta ekonomi rasa eksekutif

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PT KAI terus melakukan inovasi dalam hal pengembangan sektor layanannya kepada pengguna kereta api.

Kali ini, PT KAI melakukan pengembangan sektor layanan sarana kereta.

PT KAI melakukan terobosan gerbong kereta api rangkaian KA Gaya Baru Malam Selatan ekonomi relasi Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen Jakarta.

Gubernur Khofifah Minta Pelatih yang Tuduh Atlet Senam SA Tak Perawan Agar Minta Maaf ke Keluarga

Suami Curiga Pintu Kamar Kos Terbuka dan Istri Belum Pulang, Makin Curiga Saat ada Lelaki di Kosnya

Pengemis Tajir Mau Beli Mobil dari Hasil Mengemis Setahun, Bawa Tas Ransel Berisi Uang Ratusan Juta

Secara bertahap, PT KAI merenovasi gerbong kereta ekonomi dengan fasilitas seperti gerbong kereta eksekutif.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan, menyulapan KA Gaya Baru Malam Selatan menjadi kereta ekonomi rasa eksekutif ini bagian dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada para penumpang.

"Sebanyak 12 gerbong kereta dari KA GBMS dimodifikasi dalam 2 tahap (masing-masing sejumlah 6 gerbong kereta) oleh pihak Balai Yasa Kereta Surabaya Gubeng," kata Suprapto di Balai Yasa Surabaya Gubeng, Sabtu (30/11/2019).

"Pengerjaan tahap pertama telah selesai dilakukan dari tanggal 1 November sampai dengan 30 November 2019," sambung dia.

Sementara modifikasi tahap keduanya, dikatakan Suprapto, akan mulai dilaksanakan pada tanggal 11 Desember
2019 nanti.

Bocah Perempuan Surabaya Diduga Korban Penganiayaan, Polrestabes Surabaya Panggil Sejumlah Saksi

Pulang Lembur Kerja, Karyawan Pabrik Jadi Korban Begal Sadis, Kepala Dipukul dan Sakunya Digerayangi

Gerbong KA Gaya Baru Malam Selatan di Balai Yasa Surabaya Gubeng, Sabtu (30/11/2019).
Gerbong KA Gaya Baru Malam Selatan di Balai Yasa Surabaya Gubeng, Sabtu (30/11/2019). (TRIBUNMADURA.COM/Fikri Firmansyah)

"Keunggulan dari gerbong kereta ekonomi hasil modifikasi ini dari prototype sebelumnya adalah fasilitas pelayannya yang menyerupai fasilitas layanan seperti gerbong kereta eksekutif (jumlah seat, bahan tempat duduk, toilet, dan interior dalam kereta)," ujarnya

Perubahan fasilitas fasilitas tersebut, dikatakannya meliputi jumlah tempat duduk dari 106 seat per gerbong kereta menjadi 80 seat, formasi tempat duduk 2-3 menjadi 2-2, serta AC berbentuk split juga dirubah menjadi AC package.

Tidak ketinggalan, lebih lanjut Suprapto menjelaskan, Rak Bagasi biasa juga di modifikasi menjadi rak bagasi serupa dengan gerbong kereta eksekutif, interior toilet yang sebelumnya standar gerbong ekonomi dirombak menjadi toilet standar gerbong kereta eksekutif.

"Dan yang paling menarik dinding kereta yang sebelumnya berbahan ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene) diganti mengunakan bahan ACP ( Alumunium Composit Panel) yang lebih mudah dibersihkan dan mengkilat," paparnya.

Bocah Perempuan Surabaya yang Diduga Korban Penganiayaan Sempat Mengigau saat Dirawat, Ampun Budhe

Dilaporkan Keracunan, Bocah 4 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit, Hasil Pemeriksaannya Buat Dokter Kaget

Penetapan Nataru

 Tahun ini, PT KAI Daop 8 Surabaya menetapkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020 selama 18 hari.

PT KAI Daop 8 Surabaya menetapkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru mulai 19 Desember 2019 sampai dengan 5 Januari 2020.

Diprediksi, kenaikan jumlah penumpang masa angkutan Natal dan Tahun Baru di PT KAI Daop 8 Surabaya sebesar 8,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Suprapto selaku Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Rabu (20/11/2019).

“PT KAI Daop 8 Surabaya memperkirakan pada tanggal 22 dan 29 Desember sebagai tanggal favorit masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api,” ujar Suprapto saat ditemui TribunJatim.com ( Grup TribunMadura.com ) di Stasiun Gubeng Surabaya.

Dikatakan Suprapto, selama masa angkutan Nataru 2019/2020, PT KAI Daop 8 Surabaya akan menjalankan 84 perjalanan KA yang terdiri dari 33 KA Reguler, 5 KA Tambahan Nataru, dan 46 KA Lokal.

Jumlah Kereta api ini naik 3,7 persen dari tahun 2018 sebanyak 81 KA yang terdiri dari 29 KA Reguler, 6 KA Tambahan Nataru dan 46 KA Lokal.

Selain itu, kata Suprapto, pada tahun 2019, terjadi peningkatan pula pada kapasitas tempat duduk menjadi 47.934 tempat duduk (19.814 TD pada KA Reguler, 25.140 TD pada KA Lokal, dan 2.980 TD pada KA Tambahan Nataru), atau naik 16 perseb=n dari tahun 2018.

"Tahun 2018 yang lalu, jumlah tempat duduknya mencapai jumlah 41.196 tempat duduk (16.368 TD pada KA Reguler, 20.984 TD pada KA Lokal, 3.844 TD pada KA Tambahan Nataru)," jelasnya.

Tingkatkan Pengawasan

 PT KAI Daop 8 Surabaya memprediksi kenaikan jumlah penumoang angkutan Natal dan Tahun Baru 2019/2020 sebesar 8,7 persen.

Kondisi itu membuat pihak PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan peningkatan pengawasan di setiap jalur kereta api di wilayahnya.

"Guna memastikan keselamatan perjalanan KA serta mengantisipasi datangnya musim hujan selama masa angkutan Nataru 2019/2020, PT KAI Daop 8 meningkatkan pengawasan di jalur kereta api," kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Rabu (20/11/2019).

"PT KAI Daop 8 Surabaya juga menyiagakan petugas ekstra guna memastikan keandalan jalur rel kereta api dan alat material untuk siaga (AMUS) seperti batu balas atau kricak, bantalan rel dan pasir," sambung dia.

Dikatakan Suprapto, telah disiapkan di 4 titik strategis diantaranya di Stasiun Babat, Stasiun Mojokerto, Stasiun Bangil, dan Stasiun Wlingi.

Adapun para petugas ekstra tersebut, lanjut Suprapto, di antaranya 37 petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, 83 penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan 7 petugas posko daerah ekstra.

"Total 127 petugas unit jalan rel telah disiagakan untuk mengamankan perjalanan KA sepanjang jalur rel di lintas Daop 8 Surabaya," ujarnya

Suprapto menambahakan, untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api, PT KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan 591 personel keamanan.

Mereka terdiri dari 153 personel Polsuska, 433 personel security, dan 5 personil pembinaan dari Polda, serta bantuan eksternal dari TNI/Polri sebanyak 130 personel ditambah 4 anjing pelacak (K9).

Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile, melakukan patroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta.

“Guna membantu kelancaran pelayanan penumpang selama masa Angkutan Nataru 2019/2020, hak cuti tahunan pegawai KAI ditangguhkan," jelas Suprapto.

"Hal ini sebagai komitmen KAI agar agenda libur nasional ini bisa berjalan lancar dan sukses," imbuhnya.

Pengemis Tajir Mau Beli Mobil dari Hasil Mengemis Setahun, Bawa Tas Ransel Berisi Uang Ratusan Juta

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved