Breaking News:

Berita Malang

Tahun Depan, Pemerintah Bakal Bagikan Kartu Pra Kerja untuk Pengantin Baru Kategori Miskin

Menko PMK mengatakan jika Pemerintah bakal membagikan kartu Pra Kerja kepada para pengantin baru yang masuk kategori miskin.

TRIBUNMADURA.COM/RIFKY EDGAR
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris dan Wali Kota Malang, Sutiaji, usai meninjau langsung pelayan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Aisiyah Kota Malang, Jumat (8/11/2019). 

Menko PMK mengatakan jika Pemerintah bakal membagikan kartu Pra Kerja kepada para pengantin baru yang masuk kategori miskin

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bakal membagikan kartu Pra Kerja kepada para pengantin baru yang masuk kategori miskin.

Program pemberian kartu Pra Kerja kepada pengantin baru kategori miskin itu rencananya mulai diberlakukan pada tahun depan.

“Kemarin waktu rapat terbatas sudah diputuskan oleh pak Presiden bahwa nanti yang mengkoordinasi adalah pak Menko Perekonomian, Airlangga Hartato,” ujar Menko PMK, Muhadjir Effendy ketika ditemui di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (30/11/2019).

Gubernur Khofifah Minta Pelatih yang Tuduh Atlet Senam SA Tak Perawan Agar Minta Maaf ke Keluarga

FK Universitas Brawijaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Layanan Pap Smear Banyak Diminati

Area Sekitar Stadion Gelora Bung Tomo Dipercantik dengan Pohon Tabebuya, Sambut Piala Dunia U-20

Muhadjir Effendy menjelaskan, pemberian kartu Pra Kerja kepada para pengantin baru ini masuk ke dalam program sertifikasi nikah.

Setelah calon pengantin menyelesaikan bimbingan nikah selama tiga bulan, kata Muhadjir Effendy, mereka yang tidak mempunyai sumber penghasilan diperkenankan mengikuti pelatihan lanjutan alias pra kerja.

“Jadi kartu pra kerja ini bukan kartu yang dibagikan kepada para pengangur," jelas Muhadjir Effendy.

"Uang (yang ada di dalam kartu) itu digunakan untuk membiayai program pelatihan yang diambil oleh para pencari kerja atau yang terkena PHK dan ingin mendapatkan pekerjaan baru,” katanya.

Selain pelatihan pra kerja, pengantin baru yang memilih membuka usaha sendiri ketimbang bekerja juga dimudahkan untuk memperoleh kredit usaha rakyat (KUR).

GTT dan PTT di Pamekasan Digaji Rp 600 - Rp 1 Juta, Wakil Bupati: Kami Menyesuaikan Kekuatan APBD

Sopir Diduga Ngantuk, Daihatsu Xenia Tabrak Truk Satpol PP Sidoarjo yang Diparkir hingga Ringsek

Proses pemberian KUR ini, jelas Muhadjir Effendy, akan terhubung dengan Kementerian Koperasi dan UMKM.

“Jadi nanti untuk mereka yang bergerak di dunia usaha, dalam rancangannya itu diarahkan agar yang bersangkutan bisa mendapatkan akses KUR," ujar Muhadjir Effendy.

"Karena itu hal ini juga melibatkan Kementerian Koperasi dan UMKM,” imbuh dia.

Muhadjir Effendy menyebut, pemberian kartu pra kerja kepada para pengantin baru ini akan direalisasikan Maret 2020.

Hingga kini, katanya, rancangan perihal kartu pra kerja itu sedang digodok.

“Kalau permintaan pak Presiden, Maret ini sudah bisa dilaksanakan,” tutup dia.

Sepekan Jabat Kapolres Pamekasan, AKBP Djoko Lestari Ajak Anggotanya Datangi Sejumlah Ulama

Pengemis Tajir Mau Beli Mobil dari Hasil Mengemis Setahun, Bawa Tas Ransel Berisi Uang Ratusan Juta

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved