Berita Pamekasan

Berharap Bahasa Madura Dilestarikan, Dinas Kesenian Pamekasan Gelar Pemertahanan Bahasa Madura

Kegiatan ini merupakan program Dewan Kesenian Pamekasan khususnya Bidang Bahasa dan Sastra Madura.

Berharap Bahasa Madura Dilestarikan, Dinas Kesenian Pamekasan Gelar Pemertahanan Bahasa Madura
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana puluhan siswa SMAN 3 Pamekasan usai mengikuti kegiatan penyuluhan Bahasa Madura di aula SMAN 3 Pamekasan, Madura, Sabtu (30/11/2019). 

Berharap Bahasa Madura Dilestarikan, Dinas Kesenian Pamekasan Gelar Pemertahanan Bahasa Madura

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) bekerjasama dengan SMAN 3 Pamekasan, menyelenggarakan kegiatan 'Penyuluhan Pemertahanan Bahasa Madura' di aula SMAN 3 Pamekasan, Madura, Sabtu (30/11/2019).

Dalam kegiatan tersebut mengusung tema 'Malanggheng Bhasa Madhura neng Kabada’an Industri 4.0'.

Kegiatan ini merupakan program Dewan Kesenian Pamekasan khususnya Bidang Bahasa dan Sastra Madura.

Ketua 11 Bidang Perencanaan DKP Pamekasan, R. Sony Budiharto mengatakan, adanya kegiatan penyuluhan pemertahanan bahasa Madura tersebut diharapkan dapat menjadi nilai tambah referensi terhadap penguasaan bahasa ibu yang dalam hal ini bahasa Madura khususnya bagi anak-anak di Pamekasan.

"Dengan adanya penyuluhan ini, kedepannya kami juga berharap, agar generasi muda di Pamekasan semakin tinggi rasa cintanya terhadap bahasa Madura," katanya kepada TribunMadura.com.

"Karena bahasa Madura adalah identitas orang Madura yang harus terus dilestarikan," sambung dia.

Kabid Kebudayaan Disparbud Pamekasan itu juga mengutarakan, dalam giat penyuluhan Bahasa Madura ini diikuti sekitar 50 siswa SMAN 3 Pamekasan serta dihadiri pula oleh Kepala Sekolah dan para guru.

Tidak hanya itu, R. Sony Budiharto juga mengungkapkan, tujuan digelarnya penyuluhan Bahasa Madura tersebut agar Bahasa Madura dapat dilestarikan oleh generasi milenial, serta bisa dipakai dalam berkomunikasi sehari-hari di lingkungan masyarakat, keluarga, sekolah dan seluruh siswa di Pamekasan.

Sementara Koordinator Bidang Bahasa dan Sastra Madura DKP Pamekasan, M. Hafid Effendi mengatakan, jika Bahasa Madura dan sastra madura patut dilestarikan oleh generasi meilenial.

Tujuannya agar tidak tergerus oleh pesatnya kemajuan teknologi dan kemajuan zaman.

"Tahun depan kami berencana akan melakukan penyuluhan bahasa Madura secara merata dari tingkatan SD sampai SMA. Doa kami, semoga Bahasa Madura selalu menjadi kebanggaan orang Madura, karena identitas orang Madura tidak bisa lepas dengan apa yang namanya bahasa Madura," harapnya.

Kaya & Punya Honda Jazz, Juragan Kos Bangkalan ini Pilih Masuk Penjara Demi Honda Beat Mahasiswi UTM

Gubernur Khofifah Minta Pelatih yang Tuduh Atlet Senam SA Tak Perawan Agar Minta Maaf ke Keluarga

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved