Berita Magetan

Sedang Mencari Daun Pisang, Wanita ini Malah Melihat ada yang Gerak-Gerak dan Langsung Lapor RT

Bayi berjenis kelamin laki laki, masih berlumuran darah, diduga baru dilahirkan, ditemukan warga tergeletak di kebun pisang dan hanya beralas sweter

Sedang Mencari Daun Pisang, Wanita ini Malah Melihat ada yang Gerak-Gerak dan Langsung Lapor RT
TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
bayi merah yang masih berlumuran darah dengan kondisi tubuh mengalami hipotermia (penurunan suhu tubuh/kedinginan), sebagian tubuhnya sudah memutih/pucat di kebun pisang warga setempat, Minggu (01/12). 

Sedang Mencari Daun Pisang, Wanita ini Malah Melihat ada yang Gerak-Gerak dan Langsung Lapor RT

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Sedang mencari daun pisang, wanita ini justru melihat ada yang bergerak di balik sweater.

Wanita itu melihat, kondisi bayi dalam keadaan kedinginan.

Selain itu, tali pusar juga masih menempel.

Seketika, wanita tersebut langsung lapor ke RT

Bayi berjenis kelamin laki laki, masih berlumuran darah, diduga baru dilahirkan, ditemukan warga tergeletak di kebun pisang dan hanya beralasan sweter (jaket rajutan) dengan kondisi mengalami hipotermia (suhu tubuh menurun), beberapa bagian tubuhnya sudah memutih kedinginan.

Keterangan yang dihimpun surya ( TribunMadura.com network ) menyebutkan, bayi yang masih merah dengan tubuh penuh darah dan tali pusar masih menempel itu ditemukan warga, Minggu (1/12) sekitar pukul 05.40 WIB.

"Saya ke kebun pisang untuk mencari daun. Belum sampai mendapatkan daun pisang, mata saya tertuju ke seonggok sweter (jaket rajutan wol) warna hijau yang bergerak gerak dan ada tangan kecil menyembul dari sweter," kata Sari warga Gang Sentono, Jalan Bali, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan/Kabupaten Magetan, kepada Surya ( TribunMadura.com network ), Minggu (01/12).

Mengetahui ada bayi, lanjut Sari, kemudian dia tergopoh gopoh menghubungi warga dan Ketua RT setempat, untuk diteruskan ke pihak berwajib, agar dilakukan penyelidikan si pembuang bayi itu.

"Waktu mengetahui bayi itu, saya tidak berani membawanya, hanya saya lihat kondisinya dan saya tutupi, kemudian melapor ke Ketua RT untuk diteruskan ke Polisi," jelas Sari.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved