Berita Bangkalan

Bocah Madura 14 Tahun Diperkosa Pacar dan Temannya Bergiliran Hingga Hamil, Kebun Jadi Saksi Bisu

Bocah Madura 14 Tahun Diperkosa Pacar dan Temannya Bergiliran Hingga Hamil, Kebun Jadi Saksi Bisu

Bocah Madura 14 Tahun Diperkosa Pacar dan Temannya Bergiliran Hingga Hamil, Kebun Jadi Saksi Bisu
witbanknews.co.za
Ilustrasi - Bocah Madura 14 Tahun Diperkosa Pacar dan Temannya Bergiliran Hingga Hamil, Kebun Jadi Saksi Bisu 

Bocah Madura 14 Tahun Diperkosa Pacar dan Temannya Bergiliran Hingga Hamil, Kebun Jadi Saksi Bisu

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Kasus pemerkosaan secara bergiliran terhadap anak di bawah umur, RL (14), alias bocah Madura, terjadi di area perkebunan di Desa Mangga'an Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan Madura, pada bulan Agustus 2019.

Pelakunya adalah WBS (18), warga Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan Madura.

Pelaku pemerkosaan bocah Madura yang masih di bawah umur kini mendekam di tahanan Markas Polres Bangkalan.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan, WBS yang tak lain adalah pacar korban mengajak temannya, AL yang saat ini tengah diburu anggotanya.

"Persetubuhan dilakukan dua orang, bergiliran di kebun.

Hingga korban hamil," ungkap AKBP Rama Samtama Putra di hadapan awak media dalam pers rilis di mapolres, Senin (2/12/2019).

Guru SD di Bangkalan ini Cabuli Siswinya di Depan Siswa Lain saat Pelajaran Sekolah, Begini Kisahnya

Suami Wanita Madura 4 Tahun Hilang, Ditemukan Selingkuh Dengan PNS dan Tinggal 10 Meter dari Rumah

Tetangga Mendengar Guyuran Air dan Bau Amis di Kamar Mandi, Saat Dibuka Siswi SMK Lemas Bersandar

Remaja Bangkalan Madura yang perkosa pacar di jebloskan penjara
Remaja Bangkalan Madura yang perkosa pacar di jebloskan penjara (Tribunmadura/Ahmad Faisol)

AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan, korban awalnya dibonceng kedua tersangka menuju perkebunan pada pukul 19.00 WIB.

WBS mengawali pemerkosaan di area kebun tersebut.

"Sambil menunggu giliran, DPO (AL) memegang pundak korban," jelasnya.

WBS dijerat Pasal 82 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-undang (UU) RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU nomor 23 Tahub 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU jo Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Tersangka WBS terancam hukuman pidana maksimal 15 tahun penjara," pungkas AKBP Rama Samtama Putra.

NYN, guru SD di Bangkalan yang cabuli siswinya di Polres Bangkalan
NYN, guru SD di Bangkalan yang cabuli siswinya di Polres Bangkalan (Tribunmadura/Ahmad Faisol)
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved