Berita Pamekasan

Tak Takut Razia, Pengamen Jalanan Kembali Marak dan Serbu Persimpangan Lampu Merah di Pamekasan

Tak Takut Razia, Pengamen Jalanan Kembali Marak dan Serbu Persimpangan Lampu Merah di Pamekasan

Tak Takut Razia, Pengamen Jalanan Kembali Marak dan Serbu Persimpangan Lampu Merah di Pamekasan
TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Pengamen jalanan mengamen di Jalan Raya Jokotole Pamekasan, Madura, Senin (2/12/2019). 

Rata-rata para pengamen tersebut masih remaja dan semuanya laki-laki.

"6 orang yang menjadi target kami untuk ditangkap semuanya laki-laki. Rata-rata mereka masih sekolah biasanya," beber Ainur.

"Mereka ini kehadirannya sudah membuat resah masyarakat. Berdasarkan laporan inilah kami melaksanakan razia dan akan terus menindak," tegas Ainur menambahi.

Sedangkan Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pamekasan, Fatmawati mengungkapkan, pihaknya tidak main-main dalam merazia pengamen.

Fatmawati menjelaskan, para pengamen biasanya beroperasi di simpang empat lampu merah di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Untuk itu, kata dia, pihaknya melakukan razia pengamen agar tidak berkeliaran dan mengganggu pengguna jalan.

Menurut Fatmawati, para pengamen yang berkeliaran, mayoritas merupakan warga di luar Kabupaten Pamekasan.

"Mayoritas mereka berasal dari luar daerah Pamekasan," katanya.

Untuk memberi efek jera pada pengamen, Dinas Sosial Pamekasan menyita alat untuk mengamen.

Dinas Sosial Pamekasan saat ini telah menyita sebanyak puluhan ukulele milik pengamen.

"Pengamen yang terjaring razia, kami beri surat perjanjian agar tidak mengulangi tindakannya," jelasnya.

"Namun, tetap saja mereka mengamen tidak jera memilih kembali lagi turun lagi ke jalan.

Kami tiap hari Selalu tinjau dan pasti kami tangkap," pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved