Kasus Keperawanan Atlet Senam

Komisi X DPR RI Desak Kemenpora Investigasi Kasus Atlet Senam Kota Kediri yang Dituding Tak Perawan

Komisi X DPR RI Desak Kemenpora Investigasi Kasus Atlet Senam asal Kota Kediri yang Dituding Tak Perawan

Komisi X DPR RI Desak Kemenpora Investigasi Kasus Atlet Senam Kota Kediri yang Dituding Tak Perawan
TRIBUNMADURA/DIDIK MASHUDI
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar & anggota Komisi X DPR RI Abdul Hakim Bafaqih. 

"Kejadian seperti ini jangan sampai dialami oleh atlet lainnya," jelasnya.

Sehingga pihak Kemenpora yang merupakan mitra dari Komisi X DPR RI harus melakukan investigasi kasus pemulangan Shalfa dari mengikuti Sea Games, atlet senam artistik.

Karena pemulangan atlet telah menjadi polemik di masyarakat, yang merugikan atlet dan keluarganya.

Kemenpora juga harus mempertemukan pihak-pihak yang berkepentingan dalam peristiwa ini, agar kesimpang-siuran informasi bisa terklarifikasi.

“Adik Shalfa masih sangat muda, usianya baru 17 tahun, ia berhak meraih masa depannya.

Saya mendengar ia sudah tidak mau menjadi atlet senam dan malu untuk kembali ke sekolah.

Jangan sampai permasalahan ini menghancurkan masa depannya,” ungkapnya.

Untuk itu Abdul Hakim Bafaqih
akan berkomunikasi dengan pihak Kemenpora, tidak dalam rangka intervensi, tapi menanyakan kepada Menteri Pemuda dan Olah Raga.

"Karena dari media saya mendapatkan informasi yang berbeda, antara pengakuan orang tua atlet dan tim pelatih,” jelasnya.

Dikatakan, pencoretan pemain memang menjadi hak pelatih, kalau alasannya karena indisipliner.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved