Breaking News:

Jangan Biasakan 7 Hal ini Saat Menyimpan Makanan dan Menggunakan Kulkas, Berpotensi Ganggu Kesehatan

Kulkas memang bisa memperlambat pertumbuhan bakteri seperti salmonella, e colli, dan botulinum pada makanan sehingga makanan tetap segar dan awet

Demaerre/Getty Images
Ilustrasi isi di dalam kulkas atau lemari es 

Jika makanan bertumpuk menjadi satu, kita akan sulit memisahkan mana yang segar dan tidak.

Bila kulkas penuh sesak, dia tidak dapat mengoptimalkan fungsinya untuk membunuh bakteri-bakteri jahat.

3. Mengatur Suhu di  "Zona Bahaya"

Kita harus rajin mengecek suhu kulkas.

Mikroba berkembang pada suhu di atas 40 derajat Fahrenheit atau sekitar 4 derajat Celsius.

Sebab itu, pastikan suhu kulkas berada di bawah 4 derajat Celcius dan suhu Freezer pada 0 derajat Fahrenheit atau sekitar minus 17 derajat Celcius.

Selain itu, usahakan untuk segera menutup kulkas setelah digunakan agar makanan tetap aman.

4. Menempatkan Buah dan Sayur pada Rak yang Sama

Buah dan sayur tidak bisa tahan selamanya, namun kita bisa melakukan dua hal agar bakteri tidak cepat tumbuh.

Pertama, jangan mencuci buah dan sayur sampai kita akan segera mengonsumsinya karena bakteri suka tempat lembab.

Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved