Breaking News:

Berita Surabaya

Enam Bulan Kabur dari Kejaran Polisi, Tersangka Jambret Ponsel Sering Keluar Masuk Tempat Hiburan

Febry Eka Chandra (24) menjambret ponsel korban untuk membeli minuman keras dan berpesta dengan teman-temannya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus jambret ponsel di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (4/12/2019). 

Febry Eka Chandra (24) menjambret ponsel korban untuk membeli minuman keras dan berpesta dengan teman-temannya

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha mengatakan, Febry Eka Chandra (24) dikenal licin.

Febry Eka Chandra ditangkap atas kasus jambret ponsel di Jalan Kenjeran, Kota Surabaya.

Selama enam bulan lamanya, tersangka kabur dari kejaran polisi.

Tak Punya Uang Beli Miras, Pemuda Surabaya Jambret Ponsel Korbannya, Ditangkap setelah 6 Bulan Kabur

Pamit Pergi ke Kebun, Kakek 61 Tahun Tak Kunjung Pulang ke Rumah, Anjing K9 Dikerahkan Mencarinya

Dikira Suara Warung Roboh, Dentuman Keras Misterius di Tuban Buat Warga Terkejut sampai Berteriak

"Tersangka memang dikenal licin oleh tim opsnal," kata Iptu Giadi Nugraha, Rabu (4/12/2019).

Dalam penangkapannya, tersangka dihadiahi timah panas polisi.

Kata Iptu Giadi Nugraha, tersangka berusaha kabur saat dikeler untuk menunjukkan ketiga temannya yakni ES, AM, dan DK.

"Ia juga kerap keluar masuk tempat hiburan dan dikenal dengan sebutan embing alias koko," imbuh dia.

Menurut Iptu Giadi Nugraha, tersangka menjambret ponsel korban lantaran tidak punya uang.

Anak Kiai Ternama di Jombang Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati

Frustrasi Digugat Cerai Istri, DJ Surabaya Tersandung Kasus Narkoba dan Penganiayaan Kekasihnya

Tersangka berniat menjual ponsel Zenfone 5 milik korbannya untuk membeli miras dan berpesta bersama temannya.

"Tersangka sebelum beraksi minum minuman keras dulu. Lalu ketika habis, tidak ada uang, baru melakukan aksi jambret," ungkap Iptu Giadi Nugraha.

"Kami masih mendalami dan mengejar kemungkinan tersangka lain. Pengakuannya memang baru sekali," lanjut dia.

"Namun melihat caranya, dugaan kami lebih dari sekali," tandasnya.

Pria Asal Sampang Nyaris Jadi Bulan-Bulanan Warga, Ketahuan Rampas Mobil Milik Anggota Polda Jatim

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved