Berita Sumenep

Awal Musim Penghujan, Warga Sumenep Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem hingga Potensi Angin Kencang

Masyarakat Kabupaten Sumenep diimbau mewaspadai pergantian musim kemarau ke musim penghujan.

Awal Musim Penghujan, Warga Sumenep Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem hingga Potensi Angin Kencang
SURYAMALANG.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
ilustrasi - Awal Musim Penghujan, Warga Sumenep Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem hingga Potensi Angin Kencang 

Masyarakat Kabupaten Sumenep diimbau mewaspadai pergantian musim kemarau ke musim penghujan

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, diimbau untuk mewaspadai pergantian musim kemarau ke musim penghujan.

Selama pergantian musim atau musim pancaroba, Kabupaten Sumenep berpotensi dilanda cuaca ekstrem, seperti hujan lebat secara tiba-tiba atau angin kencang sesaat.

Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riyadi menjelaskan, pada awal musim hujan, biasanya terjadi bencana alam, seperti puting beliung dan longsor.

Kebelet Pipis Malam-Malam, Anggota Polisi Kaget Ada Bayangan Mondar-Mandir di Depan Kamar Mandi Kost

Dua Pria Surabaya Lagi Asyik Berduaan di Kamar Kost, Mengundang Kecurigaan hingga Digerebek Polisi

Sudah Punya Anak & Istri, Guru Malang yang Cabuli 18 Siswa Laki-Laki Ternyata Penyuka Sesama Jenis

"Dari itu kami harap masyarakat harus mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi pada awal musim hujan ini," kata Abd Rahman Riyadi, Sabtu (7/12/2019).

Abd Rahman Riyadi menerangkan, ada beberapa daerah yang rawan terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Sumenep akibat cuaca ekstrem itu.

Wilayah yang rawan terjadi bencana alam di antaranya, Kecamatan Saronggi, Rubaru, Guluk-Guluk, dan Ganding.

Namun, kata Abd Rahman Riyadi, tidak menutup kemungkinan jika di daerah lain juga terjadi hal serupa.

"Kalau terjadi hujan deras disertai angin, masyarakat harus mengambil tindakan cerdas sendiri guna terhindar dari hal yang tak diinginkan," ucap Abd Rahman Riyadi.

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved