Asap Tebal Mengepul dari Mobil Lamborghini di Surabaya, Pengemudi Langsung Keluar dan Panik

Sebuah mobil Lamborghini bernopol L-568-WX yang dikendarai Lanny Kusuma Wardhani terbakar di Jalan Mayjen Sungkono No 105, Surabaya

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
istimewa
kondisi mobil Lamborghini bernopol L-568-WX yang dikendarai Lanny Kusuma Wardhani terbakar di Jalan Mayjen Sungkono No 105, Surabaya, Minggu (8/12/2019) 

Asap Tebal Mengepul dari Mobil Lamborghini di Surabaya, Pengemudi Langsung Keluar dan Panik

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kepulan asap tebal timbul dari mobil Lamborghini.

Mobil tersebut mengeluarkan asap tebal diduga akibat komponen mesin yang rusak.

Pengendara mobil Lamborghini tersebut langsung keluar dan panik.

PMK Surabaya kemudian bergerak.

Sebuah mobil Lamborghini bernopol L-568-WX yang dikendarai Lanny Kusuma Wardhani terbakar di Jalan Mayjen Sungkono No 105, Surabaya, Minggu (8/12/2019).

Asap putih menyeruak dari sela-sela kap mesin bagian belakang mobil pabrikan Italia berwarna kuning dan merah metalik itu.

Hal itu sontak membuat Lanny memarkirkan mobil mewahnya itu ke lajur kiri jalan.

Lalu ia dan seorang rekannya bergegas keluar dan menjauh dari mobilnya yang makin tebal mengeluarkan asap.

Detik-detik menegangkan itu sempat diabadikan dalam bentuk video berdurasi 45 detik oleh salah seorang pengguna jalan yang melintas beriringan ditengah kemacetan Jalan Mayjen Sungkono No 105, Surabaya, Minggu siang itu.

Menurut Kepala Dinas PMK Surabaya Dedik Irianto, komponen mesin yang bermasalah pada mobil tersebut hingga memicu asap putuh tebal yang mengagetkan pengemudinya terdapat pada bagian radiatornya.

"Yang terbakar pada mobil itu bagian radiatornya aja," katanya, Minggu (8/12/2019).

Dedik masih belum mengetahui pasti apa penyebab radiator mobil tersebut mengalami trouble hingga memicu kepulan asap.

Yang jelas tidak terindentifikasi rambatan api dan situasi tersebut dapat diatasi oleh personelnya kurang dari 30 menit setibanya di lokasi.

"Unit tempur Pos TVRI tiba di lokasi langsung melakukan pengecekan, dinyatakan selesai dan kondusif jam 13.30 WIB," jelasnya.

Mengantisipasi hal yang tak diinginkan, ungkap Dedi, pihaknya tadi menerjunkan sebuah truk PMK dan tiga Unit Walang Kadung Tim Orong - orong.

"Unit kami tadi saat menuju ke TKK ya sempat terjebak macet di Jalan Mayjen Sungkono. Mobil diderek ke Kantor Colombo Krembangan Utara," ungkasnya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved