Breaking News:

Puting Beliung Terjang Akses Suramadu

Suara Azan dan Shalawat Menderu saat Puting Beliung Sapu Akses Suramadu: Angin Berbelok Hantam Pohon

Suara azan dan shalawat menderu saat angin puting beliung menyapu akses Suramadu: angin berbelok menghantam pohon

TRIBUNMADURA/AHMAD FAISOL
Terjangan angin puting beliung memporak-porandakan warung, pepohonan dan enam tiang listrik tumbang kawasan akses Suramadu, tepatnya di Desa Bemangkah dan Desa/Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Senin (9/12/2019). 

Imbauan yang disampaikan, lanjut Rizal, bahwa angin puting beliung di kawasan akses Suramadu memang berpotensi sangat besar terjadi.

"Kami imbau agar meninggalkan lokasi ketika hujan dan angin. Rupanya hari ini prediksi kami benar," pungkasnya.

BPBD Bangkalan telah menetapkan Kecamatan Burmeh sebagai wilayah rawan puting beliung bersama Kecamatan Tragah dan Kecamatan Kota.

Tumbangnya enam buah tiang listrik penyangga kabel Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) itu mengakibatkan traffic light di simpang tiga pintu akses menuju Jembatan Suramadu padam.

"Betul, traffic light padam karena imbas putusnya kabel SUTM karena enam tiang listrik patah," ungkap Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Bangkalan Pangky Yonkynata A kepada Surya.

Ia menjelaskan, kabel SUTM bertegangan 20.000 Volt itu merupakan jalur penyuplai aliran listrik ke Kecamatan Merah, Burneh Galis, dan Geger.

"Ada satu travo 100 Kva juga rusak. Di kecamatan-kecamatan itu kami pastikan padam untuk sementara," jelasnya.

Pangky menyatakan, pihaknya tidak bisa memprediksi kapan normalisasi aliran listrik rampung.

Karena perbaikan di area terdampak angin puting beliung itu membutuhkan banyak material listrik.

"Kami upayakan secepatnya, karena memerlukan koordinasi dengan (PLN) Pamekasan. Ini kami terjunkan enam regu, dibantu kru PLN Blega," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved