Breaking News:

Bermula dari WhatsApp, Kisah Tragis Tangan Anak Dipanggang Ibu Tirinya Terbongkar: Saya Gak Bandel

Caranya yaitu memanggang kedua tangan anaknya di atas kompor yang sedang menyala. Selain itu, akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma.

shutterstock.com
Ilustrasi kekerasan anak 

"Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 20 November 2019, sekitar pukul 20.00 WIB. Awalnya, tersangka memukul kepala korban dengan gagang sapu berbahan kayu sebanyak dua kali. Tidak puas, pelaku kemudian menarik paksa korban ke dapur. Kedua tangan pelaku memegang tangan kanan korban," beber Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Rabu (11/12/2019).

"Tangan kanan korban lalu dipanggang di atas kompor yang menyala. Setelah itu bergantian kedua tangan pelaku memegang tangan kiri korban, lalu dipanggangnya juga di atas kompor yang menyala," tambah Popon.

Setelah itu, pelaku meninggalkan korban dalam kondisi menangis kesakitan.

Kedua tangan korban melepuh.

Pelaku kemudian meminta korban merendam tangannya ke air laut.

Namun, lukanya semakin parah.

"Kini pelaku sudah ditahan," kata Popon.

Pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT jo pasal 80 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan kedua atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang.

Ancaman hukumannya 10 tahun penjara.

Dalam perkara tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa satu buah kompor gas berwarna hitam serta sebuah sapu warna pink.

Ilustrasi kekerasan anak
Ilustrasi kekerasan anak (shutterstock.com)
Halaman
1234
Editor: Aqwamit Torik
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved