Breaking News:

Berita Kesehatan

Gubernur Jatim Khofifah : Antrean Operasi Jatung di RSUD dr Soetomo Surabaya Tembus Tiga Bulan

Gubernur Jatim Khofifah menyatakan, bahwa antrean Operasi Jatung di RSUD dr Soetomo Surabaya Tembus Tiga Bulan Sehingga Membuat Pasien Kelimpungan

Shutterstock
ilustrasi operasi jantung 

Selain penggunaan alkes dengan nerworking akan bisa dilakikan monitoring yang lebih baik dan intensif diantara 74 Rumah Sakit Daerah yang sudah menjadi satu kesatuan grup.

Di sisi lain, Khofifah menekankan pada seluruh Arsada Jatim agar tidak ada rumah sakit yang menolak pasien.

Termasuk jika ada pasien yang dalam master file kepsertaan BPJS pasien sudah terdelete.

"Gimana kalau pasien sudah di rumah sakit dia tidak tahu kalau di dalam masker file tidak ada lagi namanya.

Maka sudah ada surat dari BPJS bahwa meskipun dia didelete dari Master File sedangkan dia dalam pelayanan rumah sakit maka itu bisa undo data itu. Jadi kami harap tidak ada lagi sumber keresahan masyarakat," tegas Khofifah.

Di sisi lain, jajaran pengurus Arsada Jatim yang juga Direktur Utama RSUD Dr Soetomo, Joni Wahyuadi, mengatakan bahwa total ada 74 rumah sakit yang tergabung dalam Arsada Jatim.

Lima di antaranya adalah rumah sakit milik Pemprov Jatim dan juga ada rumah sakit di bawah UPT Pemprov Jatim.

Selain itu tergabung pula dalam Arsada adalah rumah sakit milik pemerintah daerah di Jawa Timur.

Pihaknya mengakui di era JKN saat ini yang menjadi tantangan adalah antrean. Dan antrean ini terjadi di semua negara yang menerapkan universal coverage.

Di Jawa Timur sendiri operasi yang mengalami antrean panjang adalah operasi tulang, dan operasi otak. Pasien harus antre menunggu operasi sampai tiga bulan.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved