Breaking News:

Berita Pamekasan

Literasi Warga Madura Dinilai Memprihatinkan, Kualitas Buku Bacaan di Perpustakaan Daerah Disorot

Keberadaan literasi di Madura saat ini dinilai dalam kondisi memprihatinkan, ketersediaan buku bacaan terbaru jadi kendalanya.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
ilustrasi pengunjung saat membaca di Perpustakaan - Literasi Warga Madura Dinilai Memprihatinkan, Kualitas Buku Bacaan di Perpustakaan Daerah Disorot 

Keberadaan literasi di Madura saat ini dinilai dalam kondisi memprihatinkan, ketersediaan buku bacaan terbaru jadi kendalanya

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Penulis Buku sekaligus Dosen Sastra Indonesia Universitas Madura ( Unira ), Royyan Julian menyebut, keberadaan literasi di Madura saat ini dalam kondisi memprihatinkan.

Royyan Julian mengaku, hal itu berdasarkan pengamatannya selama berkarya kurang lebih sekitar 10 tahun.

Menurut dia, tidak ada toko buku yang bisa menyediakan buku bacaan terbaru seeperti Gramedia dan Toga Mas di Madura.

Polres Pamekasan Gelar Sosialisasi Rekrutmen Anggota Polri Tahun Ajaran 2020, Ini Bocorannya

Penasaran Soal Aktivis Perempuan, Penulis Asal Pamekasan Ikut Program Residensi Mendikbud ke Mollo

Bupati Pamekasan Minta Semua Elemen Terlibat Aktif dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Ia mengaku prihatin ketika melihat anak muda Madura saat ini yang lebih cenderung suka bermain game dan media sosial ketimbang membaca buku.

"Penyebab dari kurangnya minat baca itu, juga karena sudah tidak ada pembiasaan sejak kecil. Bagi saya membaca itu habitus, yaitu butuh pembiasaan," kata dia, Minggu (15/12/2019).

Royyan mengungkapkan, anak muda Madura bisa menjadi anak muda yang cinta literasi apabila ada pembiasaan dari lingkungan sekitarnya terutama dalam lingkungan keluarga.

Hal itu bisa juga terwujud bila didukung melalui lingkungan sekolah dengan cara menyediakan buku bacaan yang selalu update.

"Sekarang kalau kita melihat sekolah-sekolah di desa masih banyak yang tidak memiliki perpustakaan, bagaimana literasi Madura mau maju," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved