Breaking News:

Brimob Tersambar Petir

Kesaksian Kapusdik Sebelum Tragedi Brimob Tersambar Petir, Terjadi Perubahan Cuaca Ekstrem di Lokasi

Cuaca di Gunung Ringgit Kabupaten Pasuruan saat itu sedang mengalami perubahan drastis, hingga turun hujan lebat.

TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Evakuasi delapan anggota Brimob tersambar petir di Gunung Ringgit, Kabupaten Pasuruan, Senin (16/12/2019). 

Cuaca di Gunung Ringgit Kabupaten Pasuruan saat itu sedang mengalami perubahan drastis, hingga turun hujan lebat

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Kapusdik Brimob Watukosek, Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking mengatakan, seluruh keluarga besar Polri sedang berduka bukan hanya Brimob saja.

Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking mengatakan, ada tiga siswa didik Brimob yang gugur dalam pelatihan ini atau Brimob tersambar petir.

Menurut Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking, saat latihan, memang ada perubahan cuaca di Gunung Ringgit, Kabupaten Pasuruan.

8 Anggota Brimob Tersambar Petir, Berikut Daftar Nama Anggota Brimob yang Tewas di Gunung Ringgit

SPG Rokok Ngaku Diajak Dugem dan Disuruh Beli Ekstasi Agar Bisa Dinikmati Berdua, Akui Menyesal

8 Anggota Brimob Tersambar Petir di Gunung Ringgit, Korban Dievakuasi ke RS Bhayangkara Surabaya

Ia menyebut, perubahan cuaca di Gunung Ringgit sangat mendadak, hingga akhirnya turun hujan lebat.

"Meninggalnya memang karena tersambar petir," ucap Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking, Senin (16/12/2019).

"Itu saat sedang tidak ada aktivitas di sana," sambung dia.

Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking menerangkan, ada 750 personel yang sedang melakukan aktivitas di sana.

Kata Kombes Pol Almas Widodo Kolopaking, mereka sedang melakukan agenda latihan siswa Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangpes) Brimob.

Ada delapan siswa yang menjadi korban sambaran petir ini atau kasus Brimob tersambar petir.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved