Berita Sumenep

Masih SMP Sudah 'Kecanduan' Sabu, Siswa Pulau Kangean Dijebloskan Penjara: Terancam 20 Tahun Bui?

Masih Siswa SMP Sudah 'Kecanduan' Sabu, Bocah Pulau Kangean Sumenep Dijebloskan Penjara dan Terancam 20 Tahun Tahanan

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Mujib Anwar
shutterstock.com.
Masih Siswa SMP Sudah 'Kecanduan' Sabu, Bocah Pulau Kangean Sumenep Dijebloskan Penjara dan Terancam 20 Tahun Tahanan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Seorang anak dibawah umur di Madura ini ditangkap Polisi diduga membeli narkotika jenis sabu.

Akibatnya, siswa SMP yang berusia 15 tahun tersebut harus mendekam di Markas Polres Sumenep.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan, jika siswa SMP tersebut berinisial MSH.

Dia terlibat kasus narkoba dan dijerat Pasal 114 (1) Subpasal 112 ayat (1) Undang - Undang Nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidananya minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

"Pengetrapan Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika," kata Widiarti Sutioningtyas pada TribunMadura.com, Senin (23/12/2019).

Meskipun penerapan pasal yang disangkakan pada MSH yang masih dibawah umur ini sama, namun penahanannya hanya 7 hari dengan persidangan tertutup.

"Pengetrapan pasal sama, sedangkan persidangan tertutup.

Untuk penahanan 7 hari dan perpanjangan 8 hari," paparnya.

Sebelumnya, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengakui jika masih mengamankan satu tersangka dalam kasus anak dibawah umur warga Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Pulau Kangean.

Anak dibawah umur ini masih duduk di bangku kelas 3 SMP setempat.

Dia harus mendekam di penjara Polres Sumenep pada liburan hari Natal dan Tahun Baru 2020.

Tersangka MSH ditangkap akibat diduga melakukan transaksi sebagai pembeli obat haram berupa narkotika jenis sabu, tepatnya di depan makam Pahlawan Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep pada Hari Minggu 22 Desember 2019 sekira pukul 14.15 WIB.

Ditanya kenapa Polisi hanya mengamankan satu pelaku, bagaimana penjual narkoba tersebut, Widiarti Sutioningtyas mengaku masih mendalami kasus tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved