Breaking News:

Kecelakaan Maut di Jalan Surabaya Malang

Terungkap, Sopir Truk Kontainer Tak Punya SIM dan Truk Bermasalah, 19 Orang jadi Tumbal di Pasuruan

Terungkap Sopir Truk Kontainer Tak Punya SIM dan Kendaraan Bermasalah, 19 Orang jadi Tumbal di Pasuruan

Kolase TribunMadura.com (Sumber: Galih Lintartika dan istimewa)
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim dan sopir truk kontainer yang memicu kecelakaan maut di Jalan Surabaya-Malang dan memakan korban 19 orang. 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Satlantas Polres Pasuruan akhirnya menetapkan sopir truk kontainer bermuatan ekskavator yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Surabaya-Malang, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/12/2019) pagi, sebagai tersangka.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, saat melihat langsung dan memimpin pencarian bukti tambahan di lokasi kejadian, Senin (23/12/2019) siang bersama jajarannya.

Menurut, Rofiq, sapaan akrab Kapolres, proses investigasi di TKP memang sudah dilakukan, sekarang hanya tinggal menunggu hasil dari tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Timur sebagai bahan tambahan untuk analisa.

Akan tetapi, kata dia, untuk pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini yang mengakibatkan 19 orang menjadi korban, pihaknya sudah bisa menentukannya.

Rinciannya, 7 orang meninggal dunia, 7 luka diantaranya 4 luka berat, dan 3 luka ringan, dan 5 korban selamat.

"Dari hasil gelar perkara, dan keterangan saksi, termasuk bukti di lapangan, sopir truk, Slamet Zuhdi ditetapkan sebagai tersangka, untuk menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam insiden ini," kata Kapolres.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, pihaknya sudah menemukan dua alat bukti kuat untuk menetapkan sopir ini sebagai tersangka dalam peristiwa maut ini.

Menurut Kapolres, dua alat bukti itu diantaranya adalah, keterangan saksi yang melihat kendaraan itu oleng, dan mengambil arus berlawanan ke arah Malang.

Setelah itu, menabrak gapura dan alat ekskavator terpental dan menimpa dua mobil di sampingnya.

"Ada tiga saksi yang sudah kami mintai keterangan.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved