Breaking News:

Pembunuhan Pemandu Lagu Cantik Ngawi

TERUNGKAP Sebelum Dibunuh Pemandu Lagu Cantik Ditraktir Makan Temannya, Momen Pamitan Ibu Bikin Haru

Terungkap, Sebelum Dibunuh Pemandu Lagu Cantik Ditraktir Makan Temannya, Momen Pamitan Ibu Bikin Haru

Dok, Polres Ngawi
Pemandu lagu cantik berkulit putih ditemukan tewas di hutan Kabupaten Ngawi, Senin (23/12/2019). Akhirnya terungkap, sebelum dibunuh dia ditraktir makan temannya, momen pamitan ibu bikin haru. 

Terungkap, sebelum dibunuh pemandu lagu cantik berkulit putih ditraktir makan temannya, momen pamitan ibu bikin haru

TRIBUNMADURA.COM, NGAWI - Fakta pembunuhan BU (24), pemandu lagu cantik berkulit putih mulai sedikit terkuak.

Ternyata, sebelum ditemukan tewas dan mayatnya dibuang di kebun jagung milik Perhutani pada Senin (23/12/2019) sekitar pukul 08.00 WIB, wanita asal Dusun Kalang, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur itu sempat berpamitan kepada ibunya saat keluar rumah.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Khoirul Hidayat, ketika dikonfirmasi, Selasa (24/12/2019), mengatakan, korban sempat pamitan kepada ibunya, terakhir kali sebelum ditemukan tewas secara mengenaskan.

"Minggu (22/12/2019) sore sekitar pukul 15.00 WIB, pamit kepada ibunya. Katanya mau diajak makan sama teman-temannya, mau ditraktir.

BREAKING NEWS - Pelaku Pembunuhan Pemandu Lagu Cantik Ngawi Ditangkap di Sidoarjo: Begini Sosoknya

Pembunuh Pemandu Lagu Cantik di Ngawi Dilakukan Profesional, Jejaknya Rapi & Hanya Tinggalkan BB ini

Bikin Polisi Tak Berkutik, Santriwati Lahirkan Bayi di Sekolah jadi Tersangka Dijebloskan Penjara

Polisi mengevakuasi mayat pemandu lagu cantik dan berkulit putih yang ditemukan tewas tanpa busana di ladang jagung sebuah hutan di Kabupaten Ngawi.
Polisi mengevakuasi mayat pemandu lagu cantik dan berkulit putih yang ditemukan tewas tanpa busana di ladang jagung sebuah hutan di Kabupaten Ngawi. (Dok. Polres Ngawi)

Tapi tidak menjelaskan dengan siapa, dan dimana, nggak jelas. Pamitan sama ibunya," kata AKP Khoirul saat dikonfirmasi.

Ia menuturkan, korban yang hanya menyelesaikan pendidikan hingga bangku SMP sehari-hari jarang berkomunikasi dengan ibunya.

"Di rumah hidup dengan ibunya, dia memang anak tunggal.

Bapaknya sudah merantau di Kalimantan 10 tahun yang lalu.

Jadi kalau di rumah sama ibunya, karena sama-sama sibuk jadi jarang komunikasi.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved