Breaking News:

Fenomena Gerhana Matahari Cincin Terjadi 26 Desember 2019, Imbauan Kemenag dan Cara Aman Menikmati

Selain itu, Kementerian Agama Republik Indonesia juga mengimbau agar umat muslim di Indonesia melaksanakan salat gerhana matahari.

Editor: Aqwamit Torik
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Wikipedia.org)
Fenomena gerhana matahari cincin dan ilustrasi gerhana 

Wilayah yang dilewati Gerhana Matahari Cincin Gerhana Matahari Cincin (GMC) terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris.

Saat fenomena ini terjadi, piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil dibandingkan piringan matahari.

Selain Gerhana Matahari Cincin, juga melalui Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Sri Lanka, Samudera Hindia, Singapura, Malaysia, dan Samudera Pasifik.

Di Indonesia, Gerhana Matahari Cincin akan melewati 25 kota dan kabupaten di Indonesia.

Berikut daftar 25 wilayah di Indonesia yang akan dilewati Gerhana Matahari Cincin:

Sinabang, Singkil, Sibolga, Pandan, Tarutung, Padang, Sidempuan, Sipirok, Gunung Tua, Sibuhuan, Pasir Pengaraian, Dumai, Bengkalis.

Siak Sri Indrapura, Selat Panjang, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Batam, Bandan Seri Bentan, Mempawah, Singkawang, Sambas.

Bengkayang, Putussibau, Tanjungselor, Tanjungredep.

Cara Aman untuk melihatnya

Mengutip Kompas.com, dijelaskan oleh Astronom Amatir Marufin Sudibyo, untuk dapat melihat fenomena menarik ini secara langsung, asalkan tetap mematuhi cara pengamatan Matahari yang aman bagi mata manusia.

1. Kurangi intensitas sinar matahari

Prinsip utamanya adalah mengurangi intensitas sinar matahari sebesar mungkin sehingga yang masuk ke mata Anda tinggal 0,00001 bagian saja dibanding semula.

2. Pakai filter matahari

Cara yang paling disarankan adalah menggunakan filter matahari berupa filter ultraviolet dan infrared yang sesuai.

3. Gunakan kacamata las

Dapat pula menggunakan kacamata las nomor 14 atau lebih besar.

4. Tidak lebih dari dua menit

Meskipun Anda sudah menggunakan dan memiliki alat filter matahari tersebut, kata Marufin, untuk menatap matahari tersebut tetaplah tidak boleh lebih dari dua menit lamanya.

"Dengan menggunakan alat-alat tersebut pun, kita tidak boleh menatap Matahari melebihi dua menit," kata Marufin kepada Kompas.com ( TribunMadura.com network ), Rabu (18/12/2019).

5. Jangan pakai negatif film

Ditegaskan juga oleh Marufin bahwa sangat tidak dianjurkan menggunakan filter Matahari dari selembar negatif film yang sudah dipapar cahaya dan dicuci, atau secara teknisnya "dibakar".

Sebab, kemampuannya mengurangi cahaya hanya mencapai 0,001 sehingga cahaya yang memasuki mata manusia masih 100 kali lebih besar dibanding batas aman.

6. Siapkan rencana pengamatan

Tentunya sebelum Anda melihat GMC ataupun gerhana sebagian di kota Anda, Anda harus mengetahui terlebih dahulu titik-titik pengamatan Gerhana terdekat di kota Anda agar dapat melihat fenomena tersebut dengan baik.

Hal itu karena ada kemungkinan gerhana matahari yang terjadi gagal terlihat akibat halangan cuaca.

"Kemungkinan tersebut (terhalang awan mendung) selalu terbuka, meski Gerhana dikenal dapat memproduksi fenomena mikroklimat tersendiri yang unik," ujarnya.

Untuk diketahui, fenomena mikromilat gerhana matahari adalah suasana atau keadaan langit yang semula mendung mendadak cerah menjelang puncak gerhana.

Untuk diketahui, fenomena mikromilat gerhana matahari adalah suasana atau keadaan langit yang semula mendung mendadak cerah menjelang puncak gerhana.

(Tribunambon.com/Anit, Kompas.com/Ellyvon Pranita)

Artikel ini telah tayang di Tribunambon.com dengan judul Gerhana Matahari Cincin 26 Desember 2019, Ini Imbauan Kemenag dan Simak Cara Aman untuk Melihatnya

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved