Mau Liburan Natal dan Tahun Baru 2020 di Kota Batu, Inilah Jalur Alternatif agar Tak Terjebak Macet
Mau Liburan Natal dan Tahun Baru 2020 di Kota Batu, Inilah Jalur Alternatif agar Tak Terjebak Macet
Penulis: Benni Indo | Editor: Mujib Anwar
Mau liburan Natal dan Tahun Baru 2020 di Kota Batu, inilah jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan
TRIBUNMADURA.COM, BATU – Pada liburan Natal dan Tahun Baru 2020, diprediksi 200 ribu kendaraan akan masuk ke Kota Batu.
Naiknya jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Batu salah satunya karena telah dibukanya jalur tol Surabaya-Malang.
"Kami prediksi bisa sampai 200 ribu kendaraan. Sejak tol dibukan, wisatawan semakin mudah ke Kota Batu,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Susetya Herawan, Minggu (22/12/2019).
Dibanding 2018 lalu, ada 128.050 yang memadati Kota Batu.
Ia mengimbau wisatawan yang akan datang ke Kota Batu untuk memanfaatkan jalur alternatif agar terhindar macet.
• Ada 15 Ribu Orang yang Datang ke Kota Batu Per Hari untuk Habiskan Waktu Libur Natal dan Tahun Baru
• TERUNGKAP Alasan Suami yang Siksa Wanita Madura Hamil Hingga Tewas, Peran Anak Kandung Juga Terseret
• Tewaskan 28 Penumpang, Inilah 9 Fakta Kecelakaan Bus Sriwijaya Masuk Jurang: Dimulai Insiden Aneh
Beberapa jalur alternatif itu di antaranya Jalan Raya Tlekung dan jalur Karangploso.
Perkiraan puncak kepadatan lalu lintas terjadi sekitar 24 Desember hingga 1 Januari 2020.
“Kalau memang diperlukan, ada kemungkinan kami menggunakan rekayasa lalu lintas dengan satu lajur di beberapa titik," imbuh Hermawan.
Dishub Batu akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Batu untuk mengatur lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Dyana Suci Listyawati mengatakan kendaraan yang masuk ke Kota Batu mulai padat sejak akhir Desember 2019. Di samping itu, juga ada liburan sekolah.
"Kami telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas yang dimulai sejak Senin (22/12/2019). Kami memperkirakan kepadatan kendaraan bersamaan dengan hari libur sekolah," ujar Dyana.
Kemudian kendaraan yang ingin keluar Kota Batu diarahkan melalui jalur Temas atau Wukir.
Sedangkan yang masuk ke Kota Batu dipersiapkan jalur alternatif Dadaprejo, Brosem, dan Buk Anyar atau Krematorium.
"Jalur alternatif ini akan dilaksanakan pola buka tutup. Serta pengalihan arus juga nantinya melihat perkembangan situasi di lapangan," bebernya.
Tak hanya itu, Polres Batu juga akan menerapkan one way di Jalan Dewi Sartika hingga Jalan Imam Bonjol selama libur sekolah.
Pihaknya juga menghimbau untuk kendaraan yang mengarah ke Kediri melalui Pujon agar mengantisipasi di wilayah Songgoriti.
Tepat di pertigaan Songgoriti atau Jalan Trunojoyo ada penyempitan jalur atau bottle neck.