Kecelakaan Maut di Jalan Surabaya Malang

Empat Hari setelah Kecelakaan Maut Jalan Surabaya-Malang, Keluarga & Polisi Gelar Tabur Bunga di TKP

Doa bersama dan tabur bunga dilakukan empat hari setelah insiden kecelakaan maut di Jalan Surabaya-Malang.

Empat Hari setelah Kecelakaan Maut Jalan Surabaya-Malang, Keluarga & Polisi Gelar Tabur Bunga di TKP
TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Tabur bunga di TKP kecelakaan maut Jalan Surabaya-Malang, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/12/2019). 

Doa bersama dan tabur bunga dilakukan empat hari setelah insiden kecelakaan maut di Jalan Surabaya-Malang

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Polisi, warga, dan keluarga korban kecelakaan maut menggelar doa bersama, Kamis (26/12/2019).

Doa bersama itu digelar empat hari setelah insiden kecelakaan maut di Jalan Surabaya-Malang, Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Acara doa bersama untuk para korban tewas dalam kecelakaan maut itu digelar di desa setempat

Tiga Wanita Pemandu Lagu Tempat Karaoke Diduga Ketahuan Idap HIV/AIDS saat Sidak oleh Bupati Madiun

Keenakan Menjabat, Inilah 13 Kabupaten/Kota di Jatim Berpotensi Terus Dibelit Jerat Politik Dinasti

Lalu Lintas di Kota Batu Diprediksi Padat Jelang Tahun Baru, Wisatawan Bisa Pakai Jalur Alternatif

Warga, sejumlah anggota Satlantas Polres Pasuruan, dan keluarga korban kecelakaan, tampak khusyuk dan larut dalam suasana gelar doa bersama ini.

Setelah menggelar doa bersama, warga, polisi, dan keluarga korban bergeser ke lokasi kejadian.

Mereka menaburkan bunga di lokasi kejadian, tempat kejadian yang merenggut tujuh nyawa pengguna jalan itu.

Dalam tabur bunga ini, beberapa keluarga korban kecelakaan yang meninggal dunia terlihat sangat sedih.

Merekatampak masih terpukul meski sudah menyatakan ikhlas atas kejadian ini.

Keluarga korban enggan memberikan pernyataan sama sekali.

Kota Batu Diserbu Wisatawan saat Libur Natal, Sampah di Kota Apel Membludak Sampai 85 Ton Per Hari

Peringatan Dini Cuaca di Pamekasan, Diprediksi Terjadi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Bayu Halim Nugroho mengatakan, acara itu menjadi satu di antara sejumlah upaya untuk ikut berbelasungkawa dan berdoa bersama.

AKP Bayu Halim Nugroho menyebut, bersama semua pihak ikut berduka atas kejadian nahas ini.

Ia menjelaskan, pihaknya memanjatkan doa agar kejadian kecelakaan ini tidak terulang.

"Mudah-mudahan ke depannya tidak ada kecelakaan seperti ini," kata AKP Bayu Halim Nugroho.

"Aman dan damai dan terkendali. Semoga semuanya selamat," pungkas dia. (lih)

Bidan Puskesmas Dibuntuti Dua Pria Bermotor saat Pulang Tugas, Langkahnya Dihentikan di Jalan Desa

Tertangkap Basah Warga saat Beraksi, Maling Motor Ditinggal Teman Sendiri, Dapat Hadiah Timah Panas

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved