Breaking News:

Pilkada Serentak

Pilkada 2020, Surabaya Sidoarjo Gresik Tuban Sumenep Terancam Dikendalikan Politik Dinasti Petahana

Pilkada 2020, Surabaya Sidoarjo Gresik Terancam Dikendalikan Politik Dinasti Petahana, Juga 9 Daerah Lain

Editor: Mujib Anwar
Net
Pilkada 2020, Surabaya Sidoarjo Gresik Sumenep dan Tuban terancam dikendalikan politik dinasti petahana, juga tujuh daerah di Jawa Timur ini. 

Pilkada 2020, Surabaya Sidoarjo Gresik Sumenep dan Tuban terancam dikendalikan politik dinasti petahana, juga tujuh daerah ini

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebanyak 19 kabupaten/kota di Jawa Timur akan menggelar Pilkada 2020 Serentak yang dilaksanakan pada bulan September.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 dari 19 kabupaten/kota yang berpotensi besar mempraktikkan politik dinasti, alias calon yang diusung dan berpeluang terpilih adalah mereka yang ada kaitannya dengan penguasa saat ini alias bupati / wali kota petahana.

Menariknya, dari 13 kabupaten/kota ini, beberapa diantaranya adalah wilayah yang kepala daerahnya sudah menjabat dua periode dan menjadi publik figur terkenal.

Seperti, Surabaya yang dipimpin Wali Kota Tri Rismaharini alias Risma, Sidoarjo dibawah kendali Bupati Saiful Ilah, dan Gresik dengan komando Sambari Halim Radianto.

Gara-gara Bus Sriwijaya Kecelakaan, Fitri Harus Menikah Dengan Kekasihnya di Depan Jenazah Ayahnya

Keenakan Menjabat, Inilah 13 Kabupaten/Kota di Jatim Berpotensi Terus Dibelit Jerat Politik Dinasti

Perlakuan Mengecewakan Manajemen Bus Sriwijaya, Ditanya Keluarga Korban Tewas Malah Jawaban Menohok

Selain itu, ada juga Sumenep yang dipimpin KH Abuya Busyro Karim dan Tuban yang dinahkodai KH Fathul Huda.

Hal ini teramati dari riset politik yang dilakukan oleh Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur (PWPM Jatim).

Riset politik terkait gelaran Pilkada Serentak 2020 ini dilaksanakan pada 1-14 November 2019.

Populasi responden yang dilibatkan sebanyak 1066 orang, dengan tingkat toleransi (standart of error / d ) 3 persen dan tingkat kesalahan (α) penelitian sebesar 3 persen.

Teknik pengambilan sample memakai Multi-stage Random Sampling.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved