Breaking News:

Pilkada Serentak

Sebut Mahkamah Konstitusi, PKB Tak Permasalahkan Calon Maju Pilkada Terafiliasi Politik Dinasti

Sebut Mahkamah Konstitusi, PKB Tak Permasalahkan Calon Maju Pilkada di Jawa Timur Terafiliasi dengan Politik Dinasti

Penulis: Bobby Koloway | Editor: Mujib Anwar
istimewa
Sebut Mahkamah Konstitusi, Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Tak Permasalahkan Calon Maju Pilkada di Jawa Timur Terafiliasi dengan Politik Dinasti 

Dalam penjelasan UU itu juga disebutkan bahwa ’Yang dimaksud dengan "tidak memiliki konflik kepentingan dengan petahana" adalah tidak memiliki hubungan darah, ikatan perkawinan dan/atau garis keturunan tingkat lurus ke atas, ke bawah, ke samping dengan petahana yaitu ayah, ibu, mertua, paman, bibi, kakak, adik, ipar, anak, menantu kecuali telah melewati jeda 1 kali masa jabatan.’

Namun, MK pada 2017 lalu menghapus pasal 'dinasti politik' tersebut.

"Bukan berarti MK menafikan kenyataan di mana kepala daerah petahana (incumbent) memiliki berbagai keuntungan. Namun, pembatasan demikian haruslah ditujukan kepada kepala daerah petahana itu, bukan kepada keluarganya, kerabatnya, atau kelompok-kelompok tertentu tersebut," putus MK. 

Vonis itu diketok oleh sembilan hakim konstitusi secara bulat. Yaitu Arief Hidayat, Anwar Usman, Maria Farida Indrati, I Dewa Gede Palguna, Wahiduddin Adams, Patrialis Akbar, Aswanto, Suhartoyo, dan Manahan MP Sitompul.

"Sebab, keuntungan-keuntungan itu melekat pada si kepala daerah petahana sehingga kemungkinan penyalahgunaannya juga melekat pada si kepala daerah petahana," ujar majelis dengan suara bulat.

Untuk diketahui, Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur (PWPM Jatim) menyelenggarakan riset politik menjelang Pilkada Serentak 2020.

Ilustrasi Pilkada serentak
Ilustrasi Pilkada serentak (Net)

Ketua Tim Riset PWPM Jatim, Satria Unggul, Senin (23/12/2019) malam menjelaskan bahwa politik dinasti disini dipahami bukan hanya berkaitan dengan hubungan keluarga.

Namun, hal ini juga dipahami sebagai hubungan patron dan kleintenisme (transaksional) yang berhubungan dengan usaha mempertahankan kekuasaan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved