Breaking News:

Berita Surabaya

Warga Antusias Nonton Bareng di Masjid Al Akbar Surabaya Meski Tidak Ada Gerhana Matahari Cincin

Warga Kota Surabaya hanya bisa menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian bukan Gerhana Matahari Cincin.

Kemenag.go.id
Masjid Al Akbar Surabaya - Warga Antusias Nonton Bareng di Masjid Al Akbar Surabaya Meski Tidak Ada Gerhana Matahari Cincin 

Warga Kota Surabaya hanya bisa menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian bukan Gerhana Matahari Cincin

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Jemaah yang mengikuti nonton bareng (nobar) di Masjid Al Akbar Surabaya tidak bisa menyaksikan Gerhana Matahari Cincin.

Hal tersebut karena di Jawa Timur terutama di Kota Surabaya hanya mengalami Gerhana Matahari Sebagian.

Wakil Ketua PW Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PW LFNU Jatim), Syamsul Ma'arif mengatakan, Kota Surabaya hanya mengalami Gerhana Matahari sebesar 73,8 persen atau hanya sebagian saja.

Gara-gara Bus Sriwijaya Kecelakaan, Fitri Harus Menikah Dengan Kekasihnya di Depan Jenazah Ayahnya

Keenakan Menjabat, Inilah 13 Kabupaten/Kota di Jatim Berpotensi Terus Dibelit Jerat Politik Dinasti

Hujan Lebat dan Petir Diprediksi Terjadi di Kota Batu hingga Akhir Tahun 2019, Warga Diminta Waspada

"Surabaya, Gerhana Matahari Sebagian," ujarnya saat ditemui di Masjid Al Akbar Surabaya, Kamis (26/12/2019).

"Sedangkan Gerhana Matahari Cincin hanya terjadi di Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan sekitarnya," sambung dia.

Syamsul menjelaskan, Gerhana Matahari Sebagian dimulai pukul 11.03 WIB.

Kemudian, puncak gerhana, kata dia, terjadi pada pukul 12.55 WIB dan berakhir pukul 14.34 WIB.

"Durasinya 3 jam, 30 menit, 29 detik," lanjutnya.

Bahaya yang Ditimbulkan Jika Melihat Gerhana Matahari Cincin Secara Langsung atau Mata Telanjang

Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sampang Ketahuan Punya Barang Terlarang, Petugas Perketat Keamanan

Untuk mengamati Gerhana Matahari Sebagian tersebut, PW LFNU Jatim menyediakan teropong atau teleskop dan kacamata khusus

"Ada 9 teleskop, kita taruh di panggung 9x9 meter. 99 kacamata gerhana," jelasnya.

Sementara itu, Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor mengungkapkan, antusias warga sangat besar walaupun tidak terjadi Gerhana Matahari Cincin.

"Kami mengira yang datang hanya seribu sampai dua ribu orang," ungkap dia.

"Tapi Alhamdulillah ini yang datang lebih dari 10 ribu orang," pungkasnya.

Gerhana Matahari Cincin yang Bisa Terlihat dari Wilayah Pamekasan Diperkirakan Berakhir Sore Hari

Pastikan Keamanan saat Libur Natal, Polres Pamekasan Fokus Pengamanan di Sejumlah Tempat Wisata

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved