Breaking News:

Berita Pamekasan

Beraksi di Depan Pendopo, 74 Motor Pembalap Liar Pamekasan Diamankan Polisi: Tak Bisa Tahun Baruan

Beraksi di Depan Pendopo, 74 Sepeda Motor Pembalap Liar di Pamekasan Diamankan Polisi: Tak Bisa Tahun Baruan

Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/MUCHSIN RASJID
Puluhan sepeda motor yang terjading razia saat balapan liar di tiga lokasi di tengah kota Pamekasan, Jumat (27/12/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Menjelang pergantian Tahun Baru, aparat gabungan terdiri atas Polres Pamekasan, Kodim 0826 Pamekasan dan Subdenpom V/4-3 Pamekasan, menggelar razia bagi pengendara balap liar (Bali) sepeda motor di beberapa wilayah, di kota Pamekasan, Jumat (28/12/2019) dini hari.

Dalam razia yang berlangsung selama dua jam, menerjunkan 180 aparata gabungan, mulai pukul 00.00 hingga pukul 03.00 WIB, yang dipimpin Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol Jalaluddin.

Hasilnya, aparat berhasil menjaring sebanyak 74 sepeda motor dari berbagai jenis, yang tidak dilengkapi dokumen, seperti surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Barang bukti sepeda motor sebanyak itu disita dari sejumlah titik simpul lokasi operasi, seperti di Jl Kabupaten, Jl Diponogoro dan Jl Jokotole sisi timur.

Kini 74 sepeda motor hasil razia itu diamankan dan ditaruh di halaman Polres Pamekasan.

Razia balapan liar sepeda motor di tiga lokasi itu, hampir tiap malam, terutama di malam Jumat dan malam Minggu, terlihat pengendara motor memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan saling adu cepat.

Khususnya balapan liar di kawasan Jl Kabupaten depan Pendopo Pamekasan. Sehingga tindakan mereka mengundang protes warga sekitar, karena ulah mereka mengganggu waktu istirahat malam waraga.

Sebab mereka memacu roda duanya, mulai pukul 22.00 hingga menjelang subuh dan diantaranya membleyer-bleyerkan gasnya.

Bahkan, banyak pengendara bermotor yang biasanya melewati Jl Kabupaten untuk pergi maupun pulang, memilih jalan memutar, lantaran warga khawatir dan takut jatuh tesenggol laju sepeda motor mereka.

Sebelum dirazia, puluhan aparat diam-diam turun ke lokasi dan menyebar dengan memblokade setiap gang dan jalan, yang dimungkinkan dijadikan mereka untuk melarikan diri dengan leluasa, ketika petugas datang merazia mereka.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved