Breaking News:

Berita Sampang

Ratusan TKI asal Sampang Dideportasi dari Malaysia Sepanjang 2019 Karena Ogah Pakai Jalur Wajar

ratusan TKI asal Sampang Madura dideportasi dari Malaysia sepanjang 2019 karena ogah pakai jalur wajar

TRIBUNMADURA/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias TKI di Bandara Juanda, Jumat (31/5/2019) malam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Ratusan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) asal Kabupaten Sampang, Madura dideportasi dari negara tempatnya bekerja.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Diskumenaker Sampang, Agus Sumarso, mengatakan, selama satu tahun sepanjang 2019, terdapat sebanyak 166 TKI asal Sampang Madura yang dideportasi.

"Seratus lebih TKI tersebut semuanya dideportasi dari Negara Malaysia," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (1/1/2020).

Dijelaskan, para TKI tersebut menggunakan jalur ilegal, sehingga saat tertangkap oleh pihak keamanan mereka tidak bisa menunjukkan paspor, visa dan sebagainya.

"Mereka kebanyakan tertangkap pada saat bekerja dan ketika diketahui tidak memiliki surat-surat, mereka langsung diproses untuk dipulangkan ke negara asal," jelasnya.

Kasi Penempatan Tenaga Kerja Diskumenaker Sampang, Agus Sumarso.
Kasi Penempatan Tenaga Kerja Diskumenaker Sampang, Agus Sumarso. (TRIBUNMADURA/HANGGARA PRATAMA)

Agus Sumarso menambahkan, selama satu tahun 2019 tercatat ada 226 orang yang berangkat menjadi TKI dengan jalur resmi atau legal.

Sedangkan, untuk TKI yang menggunakan jalur ilegal tidak bisa terdata.

Namun, ia menilai jumlah TKI menggunakan jalur ilegal di Sampang cukup banyak.

Hal itu diketahui melalui jumlah TKI yang dideportasi.

"Penyebab masih banyaknya masyarakat menggunakan jalur ilegal karena kesadaran yang relatif rendah," ucapnya.

Sedangkan, untuk upaya menekan angka TKI agar tidak lagi menggunakan jalur ilegal di Sampang, yakni melalui sosialisasi serta himbauan.

"Kami tidak bisa berbuat banyak karena ini berkaitan dengan kesadaran masyarakat," tutupnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved