Berita Surabaya

Ratusan Warga Negara Asing ( WNA ) Dideportasi dari Surabaya, Mayoritas WNA Mokong Asal Tiongkok

ratusan warga negara asing ( WNA ) dideportasi oleh Imigrasi dari Surabaya, mayoritas adalah WNA mokong dan bandel asal Tiongkok

Ratusan Warga Negara Asing ( WNA ) Dideportasi dari Surabaya, Mayoritas WNA Mokong Asal Tiongkok
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
WNA asal Tiongkok dan teman wanitanya saat didata oleh Satpol PP, Jumat (10/5/2019) malam. Selama tahun 2019, ratusan WNA dideportasi oleh Imigrasi dari Surabaya, mayoritas adalah WNA mokong dan bandel asal Tiongkok. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya mendeportasi sebanyak 144 warna negara asing ( WNA ) dari Surabaya.

Ratusan WNA tersebut diusir kembali ke negaranya, karena masuk ke Surabaya tanpa didukung dokumen yang jelas.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Surabaya Barlian menyebutkan, bahwa orang asing itu diusir karena peyalahgunaan dokumen dan izin tinggal. 

Jumlah itu adalah pengusiran yang dilakukan selama 2019.

"Total ada 144 WNA yang melanggar peraturan keimigrasian. Banyak yang pakai visa wisata, tapi ternyata di sini kerja di industri atau pelanggaran lain," jelas Barlian, Selasa (1/1/2020).

Selama tahun 2019, Kantor Imigrasi rutin mengawasi pergerakan dan aktivitas orang asing.

Tidak hanya di wilayah Surabaya, pengawasan dilakukan di  Sidoarjo dan Mojokerto. Tiga daerah ini banyak tersebar perusahaan asing juga. 

Barlian menyebut bahwa sebanyak 144 WNA itu melanggar UU 6/2011 Tahun 2011.

Selain mengusir atau mendeportasi ke negara asal, sebanyak 11 WNA dilarang berada di wilayah tertentu dan sebanyak 16 WNA sudah langsung dikenakan denda. 

Dari jumlah WNA yang melanggar peraturan keimigrasian itu, paling banyak berasal dari Tiongkok sebanyak 55 orang.

Kemudian Malaysia sebanyak 18 orang, dan Thailand sebanyak 9 orang. 

Sedangkan untuk Izin Tinggal Keimigrasian (ITK) sepanjang tahun 2019 sebanyak 5.063 izin tinggal WNA.

Yakni izin Tinggal Kunjungan (ITK) sebanyak 1.826. Yang terbanyak adalah Tiongkok, Korea Selatan, dan Thailand.

Selain itu ada pula Izin Tinggal Terbatas (ITAS) sebanyak 3.135 WNA. Paling bayak tetap Tiongkok disusul Jepang, dan Korea Selatan.

Kantor Imigrasi juga menerima Izin Tinggal Tetap untuk 102 WNA. Yakni asal Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan. Biasanya melakukan perkawinan campur atau menikah dengan orang sini.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved