Banjir Jakarta

Kunjungi Korban Banjir Jakarta, Gubernur Anies Baswedan: Anak-Anak Senang Tuh, Mereka Berenang

"Anak-anak pada senang main tuh," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berbincang dengan korban banjir Jakarta.

Tribunnews/Jeprima
Sejumlah anggota TNI dan Polri melakukan evakuasi terhadap warga korban banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). 

Deny dan kawan-kawannya bekerja menyelamatkan sebanyak sembilan korban banjir yang belum bisa lolos dari kepungan air yang menggenangi sekitar SMA 08 Bukti Duri, RT 01/12.

Sabrina diketahui merupakan bayi berusia dua bulan.

Bayi cantik dan menggemaskan itu terjebak banjir hampir tujuh jam lamanya di sebuah warung ketoprak di sekitaran SMA 08 Bukit Duri.

"Saya merasa terharu sekali ketika kami berhasil menyelamatkan bayi Sabrina.

Rasa syukurnya melebihi dari segala-galanya karena menyelamatkan anak ini juga merupakan bentuk menyelamatkan generasi penerus ke depan," ujar Deny.

Dia mengaku, saking terharunya sampai tidak bisa menggambarkan perasaan haru ketika berhasil menyelamatkan bayi yang masih merah tersebut.

Air matanya sampai berlinang.

Begitu berhasil mengevakuai bayi itu, Deny langsung mengangkat dan memeluknya menerjang kepungan banjir. 

Petugas penyelamat dan warga terharu, upaya evakuasi bayi Sabrina yang 7 jam terjebak banjir di Bukit Duri, Jatinegara, Jakarta Timur, berjalan sukses, Kamis (2/1/2020)
Petugas penyelamat dan warga terharu, upaya evakuasi bayi Sabrina yang 7 jam terjebak banjir di Bukit Duri, Jatinegara, Jakarta Timur, berjalan sukses, Kamis (2/1/2020) (TRIBUNNEWS/LUSIUS GENIK)

"Tentunya kita harus mawas diri sebelum melakukan evakuasi ataupun menolong orang," ucap Deny ketika ditemui di kantor Damkar Tebet.

"Kalau setelah itu memang berhasil, tentunya kita bangga, bahagia dan orang yang kita selamatkan tentunya senang juga," sambung dia.

"Walaupun kita memang tidak mengerjakannya seorang diri, bersama tim dan bantuan dari Yang Maha Kuasa," lanjutnya.

Deny menuturkan, saat dievakuasi, bayi Sabrina berada di lantai dua sebuah warung ketoprak bersama orangtuanya, yakni sang Ibu, Fatima (27), ayah, nenek, dan kakaknya yang bernama Kirana (2).

"Begitu kita datang untuk membantu, karena perahu karet tidak bisa masuk ke dalam," ujarnya.

"Di situ saya kemudian turun dan menjemput bayi Sabrina di tengah kedalaman air yang mencapai hampir dua meter dengan jarak sekira 5-10 meter dari kapal tim evakuasi," ujar Deny Setyawan.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved