Breaking News:

Berita Pamekasan

Nelayan Madura Pilih Libur Melaut Karena Cuaca yang Buruk, Angin Kencang dan Gelombang Ancam Nyawa

Bahkan, hujan deras yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi membuat nelayan di wilayah setempat enggan melaut.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Perahu nelayan milik warga Pamekasan yang sedang diperbaiki dan perahu nelayan yang sedang diparkir di pelabuhan Branta Pesisir Pamekasan, Minggu (5/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Hampir sepekan cuaca di sejumlah wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura tidak bersahabat.

Bahkan, hujan deras yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi membuat nelayan di wilayah setempat enggan melaut.

Ali, Nelayan asal Desa Branta Pesisir Pamekasan mengatakan, sebagian warga setempat saat ini memilih tidak melaut.

Menurutnya, gelombang dan kondisi angin di laut tengah yang tidak menentu membuat para nelayan takut untuk melaut.

”Terutama nelayan kecil ukuran 5 GT ke bawah. Sejak seminggu ini cuaca sudah tidak normal,” katanya kepada TribunMadura.com, Minggu (5/1/2020).

Ali juga mengutarakan, cuaca yang saat ini tidak stabil akan membahayakan nelayan ketika sampannya sudah sampai di tengah laut.

Menurutnya, angin kencang dan gelombang tinggi tersebut bisa mengancam keselamatan nelayan.

Karena itu, untuk sementara sebagian nelayan di wilayahnya lebih memilih untuk tidak melaut.

”Para nelayan ketakutan untuk melaut. Meski ada yang memaksa melaut, hasil tangkapannya tidak banyak," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved