Penipuan Properti Syariah di Surabaya

Penipuan Properti Syariah, Janjikan Beli Properti Tanpa Riba dan Catut Foto Ustaz Yusuf Mansur

Diah melanjutkan jika dirinya tergiur iklan yang ditawarkan oleh pelaku melalui perusahaannya dengan konsep property tanpa riba.

Penipuan Properti Syariah, Janjikan Beli Properti Tanpa Riba dan Catut Foto Ustaz Yusuf Mansur
istimewa
ilustrasi penipuan 

Penipuan Properti Syariah, Janjikan Beli Properti Tanpa Riba dan Catut Foto Ustaz Yusuf Mansur

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Penipuan properti syariah di Surabaya dibongkar oleh polisi.

Bahkan dalam brosurnya, pelaku mencatut foto dari ulama Ustaz Yusuf Mansur.

Penipuan properti syariah di Surabaya itu modusnya adalah menawarkan pembelian properti tanpa riba.

Penipuan berkedok property Syariah, oleh PT Cahaya Mentari Pratama dengan nama perumahan Multazam Ismalic Residence, yang dibongkar polisi mencatut foto seorang ulama terkenal di Indonesia.

Dalam salah satu brosurnya yang diterbitkan di tahun 2017, ada seminar umum yang akan didatangi oleh Ustad Yusuf Mansur sebagai pembicaranya.

Brosur penipuan properti syariah di Surabaya yang mencatut foto Ustaz Yusuf Mansur
Brosur penipuan properti syariah di Surabaya yang mencatut foto Ustaz Yusuf Mansur (TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN)

"2017 menyewa gedung Jatim Expo satu hall itu.

Tapi ustad Yusuf Mansur tidak datang katanya berhalangan," ujar Diah salah satu korban.

Diah melanjutkan jika dirinya tergiur iklan yang ditawarkan oleh pelaku melalui perusahaannya dengan konsep property tanpa riba.

"Saya dulu DP 50 juta, kalau kebijakan kantornya itu bisa diangsur tiga kali, tapi saya kan itu ada uang tabungan haji, sama minta diangsur delapan kali dan boleh sama marketingnya itu," tambahnya.

Diah membeli satu kavling tanah dengan ukuran 6x15 meter dengan harga Rp 123.000.000 dan sudah lunas pembayaran sejak 2017 lalu.

"Taunya sudah 2015, lalu angsuran lunas 2017, tapi sampai sekarang masih belum progres baik IJB maupun AJB dan sertifikat. Kok tau-tau sudah ads dengar kalau kami ditipu," tandasnya.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki terkait foto Ustad Yusuf Mansur yang terpampang di broseur serta poster perusahaan tersebut.

"Masih kami selidiki apa keterkaitanya.

Sudah kami hubungi belum ada jawaban," singkat kanit Harda Iptu Giadi Nugraha.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved