Breaking News:

Polisi Polres Pamekasan Ditusuk

Berbalut Tangis Haru, Anggota TNI Pelaku Penusukan Polisi Pamekasan Minta Keluarga Tak Balas Dendam

Berbalut tangis haru, anggota TNI pelaku penusukan polisi Pamekasan minta keluarga tak balas dendam

TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Serda Ali Syahbana pelaku dan tersangka penusukan anggota Reskrim Polres Pamekasan usai dipeluk keluarganya ketika melakukan selesai rekonstruksi, di Jalan Sesran Mesrul gang II, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (7/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Serda Ali Syahbana, anggota TNI dari Kodim 0826 Pamekasan, pelaku penusukan Bripka Imam Sutrisno anggota Unit III Tipidter (Tindak Pidana Tertentu) Reskrim Polres Pamekasan minta keluarganya tidak balas dendam terkait permasalahan yang menimpanya.

Hal itu dia lontarkan, usai proses rekonstruksi penusukan yang didampingi oleh Detasemen Polisi Militer V/4 Surabaya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), di sebuah rumah kosong yang berada di Jalan Sesran Mesrul gang II, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Selasa (7/1/2020).

Sekitar satu jam, reka ulang berlangsung dengan cukup lancar.

Namun, ketika Serda Ali Syahbana hendak dibawa kembali ke dalam mobil PM Denpom Surabaya, seketika keluarganya menyerbu lalu memeluknya.

Tangis pun pecah mengiringi kepulangan Serda Ali Syahbana kembali ke Dempom Surabaya untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Serentak terdengar keluarga Serda Ali Syahbana meminta dirinya untuk bersabar.

Serda Ali Syahbana pun membalasnya dengan kalimat; meminta keluarganya untuk juga sabar dan kuat serta tidak boleh menangis.

Selain itu, ia juga meminta kepada keluarganya agar jangan sampai balas dendam terkait permasalahan ini.

Serda Ali Syahbana saat melontarkan kalimat tersebut juga tampak berkaca-kaca.

Halaman
1234
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved