Breaking News

Berita Surabaya

Sudah Berumur 55 Tahun, Nenek di Surabaya ini Tak Kapok Jadi Pencopet, Padahal Pernah Dipenjara

Nenek berusia 55 tahun ini tercatat sempat menjalani hukuman penjara dengan kasus pencurian dan pencopetan.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
skidmorenews
ilustrasi - Sudah Berumur 55 Tahun, Nenek di Surabaya ini Tak Kapok Jadi Pencopet, Padahal Pernah Dipenjara 

Seorang pria bernama Sugeng Prayitno (55), warga Jalan Ratna, Kota Surabaya, menjadi korban pencopetan.

Ia dicopet saat berada di sebuah angkutan kota atau angkot, Minggu (22/9/2019) pukul 05.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan, Ipda Hedjen mengatakan, aksi tersebut dilakukan dua orang.

Menurut Ipda Hedjen, dua orang pelaku memiliki tugasnya masing-masing.

Tersangka Abdul Rokib (37), bertugas sebagai eksekutor.

Kecopetan dompet
Kecopetan dompet (Kompas.com)

Sedangkan satu pelaku lainnya, Giono (DPO) bertugas sebagai mengalihkan perhatian korban.

Ipda Hedjen menjelaskan, Giono saat itu duduk di sebelah kiri korban di dalam angkot.

Sementara Rokib duduk di kursi dekat pintu keluar angkot.

Mereka naik angkot dari Bungurasih menuju Kota Surabaya.

Saat melintas di depan SMA Kemala Bhayangkari, Giono beraksi.

Giono mengalihkan perhatian korban dengan memuntahkan isi di dalam mulutnya.

"Pas korbannya itu merasa jijjk, langsung Rokib beraksi mengambil dompet korban yang diletakkan di saku dalam jaket," ujar Ipda Hedjen.

Karena merasa jijik, korban langsung membersihkan tangan dan pakaiannya dari muntahan Giono.

Gioni kemudian meminta maaf dan ikut membersihkan pakaian korban.

Dengan alasan masuk angin, kedua tersangka itu meminta sopir angkot mengambil lajur kiri.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved