Breaking News:

Berita Sampang

Tergiur Gaji Rp 50 Juta di Malaysia, TKI Pasutri asal Sampang Malah Dijual dan Tak Digaji Sepeserpun

Dijanjikan Gaji Rp 50 Juta di Malaysia, TKI Pasutri asal Sampang Malah Dijual dan tak digaji sepeserpun, Istri Tertinggal di Negeri Jiran

TRIBUNMADURA/HANGGARA PRATAMA
Admari korban kasus perdagangan manusia dengan dalih jadi TKI di Malaysia saat ditemui di rumahnya Sampang, Jumat (10/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Terlibat kasus human trafficking atau perdagangan manusia, perempuan warga Perumahan Selong Permai Kecamatan/Kabupaten Sampang mendekam di Rutan Kelas II B Sampang.

Perempuan tersebut merupakan Rusmiati (51) yang menjanjikan kepada korbannya untuk bekerja di Negara Malaysia dengan gaji puluhan juta.

Namun, setelah kedua korbannya sudah berangkat hingga bekerja di Negeri Jiran Malaysia, ternyata tidak mendapatkan gaji sepeserpun.

Korbannya tersebut merupakan pasangan suami istri (Pasutri) asal Sampang. Yakni, Admari dan Badriah, warga Pliyang Sampang.

Admari mengaku, dipaksa oleh Rusmiati untuk bekerja ke Malaysia dan diiming-imingi dengan gaji perbulannya Rp 50 Juta.

Mengetahui nominal gaji yang menggiurkan tersebut, pihaknya langsung menerima tawaran tersebut untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

"Tapi setibanya di Malaysia saya bekerja selama 2 bulan tanpa adanya bayaran.

Parahnya lagi, istri saya juga mengalami hal senasib meskipun berada di tempat kerja yang berbeda," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (10/1/2019).

Mengalami hal itu, Admari bertekat berhenti dari pekerjaannya dan memilih pulang ke Indonesia tanpa membawa istrinya.

Halaman
12
Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved