Hendak Berhubungan, Pria ini Minum Stimulan untuk Sapi, Efek Ereksi Tak Berhenti Sampai 3 Hari

Sebelum berhubungan dengan seorang wanita, pria ini justru datang ke toko petani untuk membeli stimulan untuk sapi agar ereksi saat inseminasi.

Editor: Aqwamit Torik
pinterest.com
Hendak Berhubungan, Pria ini Minum Stimulan untuk Sapi, Efek Ereksi Tak Berhenti Sampai 3 Hari 

Hendak Berhubungan, Pria ini Minum Stimulan untuk Sapi, Efek Ereksi Tak Berhenti Sampai 3 Hari

TRIBUNMADURA.COM - Nasib pria ini cukup tragis akibat mencoba ramuan yang bukan seharusnya.

Sebelum berhubungan dengan seorang wanita, pria ini justru datang ke toko petani untuk membeli stimulan untuk sapi agar ereksi saat inseminasi.

Memang benar terdapat efek yang ia inginkan.

Namun, efek itu justru tak berhenti hingga berhari-hari.

Karena efek yang menyakitkan, membuat ia akhirnya dioperasi.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu harus menjalani operasi mendadak di Rumah Sakit Spesialis 270 di Reynosa, kota perbatasan Amerika Serikat-Meksiko, karena kondisi penis tak kunjung berubah selama 3 hari.

Menurut laporan surat kabar Peru La Republica, pria itu diketahui meminum obat kuat, ketika berencana melakukan hubungan seks dengan seorang wanita berusia 30 tahun.

Dia lalu membeli obat kuat dari seorang peternak, yang rupanya diperuntukkan bagi sapi jantan dalam proses kawin.

Seorang pria mengalami ereksi tiga hari berturut-turut setelah mengonsumsi obat kuat untuk sapi (CEN)

"Dia dirawat di Rumah Sakit Khusus 270 kota Reynosa," kata para dokter kepada surat kabar itu.

"Dia telah mengambil stimulan seksual yang dia beli di Veracruz, yang digunakan oleh petani di wilayah itu untuk menyegarkan sapi jantan untuk inseminasi."

Pria itu dilaporkan telah melakukan perjalanan ke Veracruz, di Meksiko timur, untuk membeli stimulan yang digunakan untuk ternak.

Tidak diketahui kondisi pasti pria itu pascaoperasi.

Minum kopi Cleng berujung rumah sakit

Berniat menambah kejantanan, malang, belasan pria di Kabupaten Sumedang Jawa Barat malah harus masuk IGD rumah sakit setempat.

Belasan pria itu berniat tingkatkan stamina di ranjang untuk memuaskan istri dengan menenggak minuman Kopi Cleng dan Kopi Jantan malah keracunan.

Alhasil mereka pun harus menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Sumedang sejak Selasa (17/09/2019).

Para korban rata-rata mengalami gejala keracunan seperti pusing, mual, hingga muntah satu jam setelah meminum kopi penambah stamina bermerek Kopi Cleng dan Kopi Jantan itu.

"Terasanya satu jam setelah meminum kopi jamu itu, tanda-tanda mereka keracunan kimia," ujar Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Euis Yuliantini.

Hal ini dibenarkan oleh Yuyun (48), istri salah seorang korban bernama Reddy Suryadipraja (51).

Ia menuturkan kalau suaminya mulai menunjukkan gejala keracunan setelah dua hari berturut-turut mengkonsumsi kopi tersebut.

"Waktu itu, minum Kopi Cleng dua kali berturut,turut, jaraknya satu hari," ujarnya saat ditemui oleh Tribun Jabar, Rabu (18/09/2019).

Bahkan kondisi kesadaran suaminya itu, Reddy, menurun dan bicaranya mulai meracau.

"Sekarang juga bicaranya belum jelas, balelol, yang dipikirannya apa saja dibicarakan (meracau). Pokoknya tak terkontrol," tambah Yuyun.

Cacih (51) juga menceritakan bagaimana suaminya, Didi (58), bisa keracunan kopi penambah stamina tersebut.

"Jam 19.00 WIB bikin, 19.30 WIB terasa badan lemas, kepala pusing, mau muntah juga," ujar Cacih.

Bahkan Cacih menuturkan suaminya itu sampai lemas hingga tak bisa berjalan dan bibirnya seperti terkena stroke ringan.

Sementara itu, BPOM Bandung sudah memastikan kalau kopi penambah stamina bermerek Kopi Cleng dan Kopi Jantan menyebabkan warga keracunan itu merupakan produk ilegal.

Lebih lanjut, pihaknya menduga terdapat kandungan sildenafil dan tadalafil yang terkandung dalam kopi yang dikonsumsi warga tersebut.

"Kopi bermerek Kopi Cleng dan Kopi Jantan ini kami pastikan ilegal. Semua izinnya dipalsukan. Kopi penambah stamina ini diduga mengandung sildenafil dan tadafil," ujarnya kepada KOMPAS.com ( TribunMadura.com network ) di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Rabu (18/9/2019) siang.(*)

Kasus pembunuhan PSK

Pembunuhan terhadap seorang PSK yang menawarkan diri melalui online, memasuki babak baru.

Polres Karawang melakukan rekonstruksi terkait kasus tewasnya wanita berinisial O (28) di kamar hotel dalam keadaan tanpa busana.

Dari serangkaian rekonstruksi itu, muncul beberapa fakta yakni, tersangka pembunuh, Ridwan Solihin alias Emen (28) sebelum bertemu di hotel melakukan persiapan dengan minum obat kuat dan menggunakan tisu magic.

Korban diikat tangannya menggunakan tali bra, lalu Emen membekap O menggunakan bantal dan selimut.

Dari rekonstruksi tersebut, korban O (28) sempat melawan saat dibekap dengan cara menggigit tangan kanan pelaku, Ridwan Solihin alias Emen.

"Saat ini pun bekas gigitannya masih ada," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan, usai rekonstruksi kasus itu di Hotel Omega, Kamis (17/10/2019).

Hanya saja, perlawanan O sia-sia karena tidak bisa mengimbangi kekuatan Ridwan. Ia kemudian memposisikan korban tertelungkup dan menutupi wajah (tubuh bagian atas) dengan bantal dan selimut. Tangan O diikat ke belakang dengan tali bra.

"Dibekap selama 15 menit hingga lemas," kata Bimantoro.

Waktu kematian korban Bimantoro mengatakan, hasil otopsi korban menunjukkan kesesuaian dengan dugaan waktu kematian korban, yakni sekitar pukul 23.00 WIB hingga 24.00 WIB, Minggu (6/10/2019).

O yang bekerja sebagai PSK online itu ditemukan tewas dalam keadaan tanpa pakaian dalam kamar 211 Hotel Omega, Karawang, pada Senin (7/10/2019).

Sebanyak 31 adegan Pada rekontruksi yang digelar sekitar pukul 11.00 WIB tersebut, dilakukan 31 adegan, mulai dari Ridwan datang ke hotel menggunakan motor, kejadian di kamar 211, hingga meninggalkan hotel.

Sebelum berkencan dengan O di Hotel Omega, Ridwan melakukan berbagai persiapan.

"Memang sudah persiapan. Sebelum kencan, dia makan obat, pakai tisu magic," kata Bimantoro. Keduanya, Ridwan dan O, diketahui berkenalan lewat media sosial Facebook. Kemudian, mereka membuat janji berkencan di Hotel Omega, Minggu (6/10/2019) malam.

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul Habis Minum Obat Kuat untuk Sapi Jantan, Pria ini Ereksi 3 Hari Nonstop Sampai Harus Dioperasi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved