Berita Sumenep

Konjen Amerika Ajak Pelajar Sumenep Ikuti Program Pertukaran Pelajar : Kampanye Anti Ekstremisme

Konjen Amerika Ajak Pelajar Sumenep Ikuti Program Pertukaran Pelajar, Kampanye Internet Sehat dan Anti Ekstremisme

Konjen Amerika Ajak Pelajar Sumenep Ikuti Program Pertukaran Pelajar : Kampanye Anti Ekstremisme
TRIBUNMADURA/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Konsulat Jenderal Amerika di Surabaya mengajak pelajar Sumenep mengikuti program pertukaran pelajar untuk kampanye internet sehat dan anti ekstremisme, Senin (13/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Konsulat Jenderal Amerika Serikat Surabaya melakukan sosialisasi program pertukaran pelajar dari Kedutaan Amerika Serikat Jakarta ke Sumenep, Senin (13/1/2020) pukul 20.30 WIB.

Pertukaran pelajar dari Kedutaan Amerika Jakarta itu, yakni Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) dan Pertukaran Pemuda dan Studi, Youth Exchange and Study (YES) di Restoran Amanish, Jalan KH Wahid Hasyim Kota Sumenep.

Emily G Abraham, Assistant Cultural Attache, mengatakan kunjungannya pertamakali datang ke Sumenep bersama timnya untuk mengajak para pelajar atau pemuda dalam program internet sehat atau anti ekstremisme tahun 2020.

"Kami datang supaya ikut internet sehat atau pemuda sehat anti ekstrimisme, sebuah curikulum buat anak-anak SMA yang diciptakan oleh pak Suratno di Universitas Paramadina," kata Emily G Abraham, pada TribunMadura.com.

Peserta yang berpartisipasi dalam program YES ini katanya, merupakan bagian dan contoh nyata dari hubungan baik yang telah terjalin antara Indonesia dan AS selama 70 tahun, serta terus memperkokoh kemitraan kedua negara tersebut.

Emily G Abraham mengaku, ada beberapa program dana hibah, untuk mendorong program tersebut.

"Tahun ini program ini didanai oleh Kedutaan Amerika Serikat, salah satunya Medan, Mataram dan Madura ini," jelasnya.

Dalam program YES untuk SMA ini kata Emily G Abraham, salah satunya anak dari Kota Sumenep yang dipilih pertama untuk ikut program ini dan akan tinggal di rumah keluarga asli AS yang telah ditentukan.

"Minggu lalu ada pengumuman, ternyata anak Sumenep pertamakali dipilih untuk ikut program ini dan akan berangkat bulan Agustus 2020 nanti," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved