Jalan Antardesa di Pamekasan Longsor

Peta Daerah Potensi Bencana di Pamekasan saat Musim Hujan, Warga Kecamatan Kota Waspada Banjir

Peta daerah potensi bencana di Pamekasan saat musim hujan, warga Kecamatan Kota waspada banjir.

Peta Daerah Potensi Bencana di Pamekasan saat Musim Hujan, Warga Kecamatan Kota Waspada Banjir
Kompas.com/AFDHALUL IKHSAN
ilustrasi - Peta Daerah Potensi Bencana di Pamekasan saat Musim Hujan, Warga Kecamatan Kota Waspada Banjir 

Peta daerah potensi bencana di Pamekasan saat musim hujan, warga Kecamatan Kota waspada banjir

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - BPBD Pamekasan mulai melakukan pemetaan potensi ancaman bencana yang diprediksi akan melanda Kabupaten Pamekasan memasuki musim hujan ini.

Kepala BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus mengatakan, pihaknya saat ini sudah melakukan pemetaan potensi ancaman bencana menurut jenis bencana yang diprediksi akan melanda Kabupaten Pamekasan.

Menurut Akmalul Firdaus, pemetaan potensi ancaman bencana ini dibagi menjadi tiga jenis, di antaranya bencana akibat angin kencang.

Persebaya Gelar Latihan di Lapangan Polda Jatim Tanpa Kehadiran Sosok Osvaldo Haay, Pertanda Apa?

Crash Landing on You Jadi Drama Korea Paling Populer dari Kalangan Penonton Berusia 40an Tahun

Daftar Kecamatan di Pamekasan yang Rawan Terjadi Longsor, BPBD Minta Masyarakat Siaga dan Waspada

Bencana ini, menurut Akmalul Firdaus, sering terjadi di wilayah Kecamatan Tlanakan, Kecamatan Pademawu, Kecamatan Larangan, dan Kecamatan Kadur.

Sementara bencana yang kedua, kata dia, adalah bencana banjir dan genangan air karena luapan air sungai.

Bencana ini, kata Akmalul Firdaus, sering terjadi di daerah Kecamatan Kota, yang meliputi Kelurahan Patemon.

Kemudian, ada Desa Laden, Gladak Anyar, Jungcancang, Parteker, Bugih, Kelurahan Barkot Timur, dan Kecamatan Pademawu.

"Untuk yang ketiga adalah bencana tanah longsor," katanya kepada TribunMadura.com, Selasa (14/1/2020).

Jalan Penghubung Antardesa di Pamekasan Belum Bisa Dilewati Kendaraan R4 Meski sudah Ditanggulangi

Sempat Terputus Akibat Longsor, Jalan Antardesa di Kecamatan Waru Pamekasan Sudah Bisa Dilewati

Anggota Polsek Waru dan Personel Koramil 10/0826 Waru berserta masyarakat setempat saat melakukan perbaikan dan penimbunan kembali jalan longsor yang menghubungkan dua desa di Dusun Dhuwe’ Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/1/2020).
Anggota Polsek Waru dan Personel Koramil 10/0826 Waru berserta masyarakat setempat saat melakukan perbaikan dan penimbunan kembali jalan longsor yang menghubungkan dua desa di Dusun Dhuwe’ Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/1/2020). (TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN)

"Untuk bencana ini sering diterjadi di Kecamatan Waru, Kadur, Pegantenan, Palengaan dan Kecamatan Batumarmar," sambung dia.

Lebih lanjut, Akmalul Firdaus berharap, masyarakat tetap waspada terhadap bencana yang kapan saja bisa datang tanpa diduga-duga.

Ia meminta, apabila terjadi bencana di wilayah Kabupaten Pamekassn untuk segera menghubungi kantor dinas terkait.

"Atau juga bisa langsung melaporkan ke kantor kami BPBD Pamekasan yang sudah siap siaga dengan adanya ancaman bencana," ucap dia.

"Adanya laporan itu sehingga kami bisa dengan cepat melakukan langkah kedaruratan," pungkasnya.

Perbaikan dan penimbunan kembali jalan yang menghubungkan dua desa di Dusun Dhuwe Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/1/2020).
Perbaikan dan penimbunan kembali jalan yang menghubungkan dua desa di Dusun Dhuwe Rajhe, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (14/1/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

BREAKING NEWS - 5 Jam Diguyur Hujan Deras, Jalan Antardesa di Pamekasan Ambles dan Longsor

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved