Keraton Agung Sejagat Gaji Pengikut Hingga Rp 2,7 Juta, Raja Totok Ungkap Mesin Uangnya dari sini

Ditangkap Polisi, Raja Keraton Agung Sejagat Gaji Pengikut Hingga Rp 2,7 Juta, Terungkap dari sini Sumber Mesin Uangnya

Editor: Mujib Anwar
IST/Facebook
Ditangkap polisi, Raja Keraton Agung Sejagat gaji pengikut hingga Rp 2,7 juta, terungkap dari sini sumber mesin uangnya 

TRIBUNMADURA.COM - Heboh munculnya kerajaan baru di Purworejo Jawa Tengah bernama Keraton Agung Sejagat masih viral hingga Rabu (15/1/2020).

Meskipun sang raja dan ratu kerajaan tersebut, yakni pasangan suami istri Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41), pada Selasa (14/1/2020) telah ditangkap oleh Polda Jateng.

Salah satu yang membuat heboh, selain mengaku sebagai kerajaan 'penerus' dari Kerajaan Majapahit, adalah Totok Raja Keraton Agung Sejagat mampu membayar para dengan gaji yang cukup fantastis, yakni antara 100 - 200 dolar Amerika.

Per Rabu (15/1/2020) hari ini, dengan kurs 1 dolar Amerika setara sekitar Rp 13.600, maka tiap pegawai Totok digaji antara sekitar Rp 1.360.000 hingga Rp 2.720.000 setiap orang pengikutnya.

Lantas dari mana sumber uang Keraton Agung Sejagat, berikut ulasan berita selengkapnya:

Masyarakat Purworejo, Jawa Tengah, tengah digemparkan oleh munculnya sebuah kerajaan baru.

Bernama Keraton Agung Sejagat, kerajaan ini diklaim tak hanya memimpin wilayah Purworejo, melainkan juga dunia.

Mereka juga mengklaim memiliki sebuah keraton dengan bentuk kekinian namun belum selesai dibangun di Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Kerajaan ini dipimpin oleh sepasang raja dan ratu, yaitu Totok Santosa Hadiningrat alias Sinuhun sebagai Raja dan Dyah Gitarja alias Kanjeng Ratu.

“Kami muncul untuk menunaikan janji 500 tahun runtuhnya Kerajaan Majapahit di tahun 1518,” tutur Totok yang menasbihkan dirinya sebagai Rangkai Mataram Agung, Minggu (12/1/2020).

Sosok Totok lantas menjadi sorotan warga dunia maya, terutama terkait sosok dirinya pada 2016.

Selain pernah meramalkan sesuatu yang dianggap hampir terjadi pada tahun ini, dia juga pernah menjanjikan uang ratusan dollar AS (jutaan rupiah) per bulan kepada setiap warga di Yogyakarta dari dana yang bersumber dari suatu bank.

Bank mana yang dimaksud? Serta ramalan apa yang pernah diungkapkannya pada 2016 yang dianggap hampir menjadi kenyataan?

Totok sendiri mengklaim dirinya memiliki pengikut sebanyak 425 orang yang siap melakukan kirab keliling kampung.

Terkiat klaim dirinya yang menjadi pemimpin dunia, Totok mengaku bisa mengubah sistem politik global.

"Kami ada untuk mempersiapkan kedatangan Sri Maharatu Jawa kembali ke tanah Jawa," tutur Totok.

Menurut Totok, hal ini terkait dengan perjanjian yang dibuat oleh Dyah Ranawijaya sebagai penguasa terakhir Majapahit dengan orang Portugis pada 1518.

Kekalahan Portugis dalam berabad-abad silam, menurut Totok, dapat diartikan kembalinya kekuasaan dunia ke wilayah nusantara.

Sementara, mengenai pemilihan Purworejo sebagai pusat kerajaan, Totok beralasan bahwa di Yogya dan Solo suah keburu berdiri kerajaan Mataram.

Viral-nya nama Totok Santosa Hadiningrat membuat warganet penasaran tentang siapa dirinya.

Melalui akun Instagram dirinya, @hrtoto, terlihat beberapa kali dirinya mengunggah foto pribadi.

Selain itu, beberapa kali pula dirinya mengunggah foto atau kutipan terkait agama atau perang.

Namun, di antara itu semua, salah satu yang paling disoroti adalah unggahannya pada 2016.

Saat itu, Totok mengunggah foto tentang Perang Dunia III pada 2020, tahun ini.

Tentu saja, 'ramalan' tersebut seolah mendekati bertambah buruknya hubungan Iran-AS di awal tahun yang dianggap bisa memicu perang besar.

Pada 2016 pula, sosok Totok ternyata pernah menjadi sorotan media, khususnya yang berada di wilayah Yogyakarta atau Jawa Tengah.

Melalui organisasi Jogja Development Comiittee (Jogja DEC), Totok menjanjikan akan membagikan uang sebesar 100 hingga 200 dollar AS per bulan kepada setiap anggotanya.

Uang tersebut diklaim berasal dari sebuah bank di Swiss yang menyimpan Esa Monetary Fund.

Sebuah dana, yang diklaim Totok, akan dibagikan kepada warga untuk memberi kesejahteraan kepada warga Indonesia.

Janjikan Uang Fantastis

Tidak terlalu sulit mencari informasi pimpinan Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo, Totok Santoso Hadiningrat yang dipanggil Sinuhun di dunia maya.

Dilansir dari berbagai media, Totok merupakan pentolan ormas Jogja Development Committe atau Jogja-DEC.

Ormas ini diklaim hadir di Indonesia lantaran ingin mengubah kondisi bangsa Indonesia dan juga dunia yang dianggapnya sudah kritis dan berbahaya jika tidak segera ditangani serius.

Jogja-DEC disebut memungut uang dari publik.

Lalu, anggotanya dijanjikan uang lebih banyak perbulannya yakni US$100-US$200.

Ditelusuri di akun Instagram milik Totok @hrhtoto, tidak ada satu pun foto yang diunggah menggambarkan bahwa dia merupakan seorang raja.

Hanya foto-foto selfie dan wefie yang diunggahnya di media sosial berbasis display foto tersebut.

Jumlah pengikutnya (follower) di Instagram pun terbilang sedikit, mengingat dia mengklaim raja dari kerajaan yang memiliki kekuasaan di dunia, yakni hanya 455.

Foto terbaru yang diunggah pada 19 Februari 2019, yakni salinan lirik lagu Imagine yang dipopulerkan John Lennon 'The Beatles'.

"imagine there's no countries, it isn't hard to do, nothing to kill or die for, and no religion too, imagine all the people living life in peace," begitu potongan liriknya.

KAS tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat lantaran mengklaim memiliki kekuasaan di seluruh dunia.

Bahkan, kerajaan ini memiliki alat- alat kelengkapan yang dibentuk di Eropa.

Seperti United Nations (UN) dan Pentagon yang diklaim milik Dewan Keamanan KAS.

Tanggapan Serius Gubernur Ganjar Pranowo

Masyarakat Purworejo digegerkan dengan munculnya Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo.

Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo mengklaim memiliki kekuasaan di seluruh dunia.

Mereka mendirikan bangunan seperti keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo.

Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo yang dipanggil Sinuhun Totok Santoso Hadiningrat dan istrinya yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja berdasarkan informasi telah memiliki pengikut 425 orang.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menuturkan keberadaan kerajaan tersebut harus diuji secara ilmu pengetahuan.

"Syukur-syukur ada perguruan tinggi yang mendampingi. Baik juga untuk didiskusikan," kata Ganjar dalam keterangannya, Senin (13/1/2020).

Orang nomor satu di Jateng itu juga meminta Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk mengajak komunikasi pentolan KAS sehingga mengetahui tujuan dan maksudnya.

"Kalau memang baik untuk masyarakat ya berarti baik.

Tapi Pemerintah Purworejo harus memayungi langsung masyarakatnya, memberikan perlindungan, meminta klarifikasi sehingga bisa jadi jelas," tandasnya.

Ganjar tidak ingin keberadaan Pemimpin Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo ini malah menjadi keresahan masyarakat yang mana organisasi ini belum diketahui secara jelas.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul: Sumber 'Uang' Keraton Agung Sejagat Diungkap Totok, Mampu Gaji Pengikutnya Tiap Bulan 100 Dollar

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved