Breaking News:

Pegiat Seni Pamekasan Unjuk Rasa

Dituding Tebang Pilih, Polres Pamekasan Minta Pegiat Seni Baca PP Nomor 60 tahun 2017 Lebih Dulu

Pengurusan perizinan hiburan ada dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2017.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Ratusan pegiat seni dan musisi se-Pamekasan saat melakukan aksi demonstrasi ke Kantor DPRD Pamekasan, Madura, Kamis (16/1/2020). 

Pengurusan perizinan hiburan ada dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2017

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polres Pamekasan angkat bicara terkait tudingan yang disampaikan ratusan pegiat seni dan musisi se-Kabupaten Pamekasan soal susahnya mengurus dan mengeluarkan surat izin untuk menggelar hiburan.

Wakapolres Pamekasan, Kompol Kurniawan Wulando mengatakan, aturan pengurusan perizinan hiburan perlu dipelajari betul dan bisa didownload serta dibaca terlebih dahulu.

Kompol Kurniawan Wulando menyebut, pengurusan perizinan hiburan ada dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 tahun 2017 terkait Tata Cara Perizinan dan Pengawasan Kegiatan Keramaian Umum.

Kapolri Idham Azis Takut Dengan Anak Buahnya satu ini, Sang Jenderal Ungkap Alasan dia Tak Berani

Pemkab Kabulkan 6 Tuntutan Pegiat Seni dan Musisi se-Pamekasan, Satu Poin Permintaan Tak Diloloskan

BREAKING NEWS - Pemkab Pamekasan Diduga Tebang Pilih, Pegiat Seni Gelar Demo di Depan DPRD

Di dalam PP tersebut, kata Kompol Kurniawan Wulando, sudah tercantum dengan jelas mengenai beberapa point terkait prosedur pengeluaran izin dari pihak Kepolisian.

Ia membantah tudingan dari massa aksi yang menyatakan bila Polres Pamekasan tebang pilih dalam pengeluaran izin keramaian.

Menurut Kompol Kurniawan Wulando, pihaknya selama ini sudah melayani dan memberikan kemudahan bagi masyarakat, komunitas atau Event Organizer (EO) dalam pengurusan izin keramaian.

"Dalam pengurusan izin keramaian untuk menggelar hiburan itu ada regulasinya," kata Kompol Kurniawan Wulandono kepada TribunMadura.com, Kamis (16/1/2020).

"Yakni kami memberi waktu selama 14 hari untuk mengurus izin," sambung dia.

Suasana saat ratusan pegiat seni dan musisi Pamekasan mengguruduk Kantor DPRD Pamekasan, Madura, Kamis (16/1/2020).
Suasana saat ratusan pegiat seni dan musisi Pamekasan mengguruduk Kantor DPRD Pamekasan, Madura, Kamis (16/1/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Ribuan Pohon Mahoni Ditanam di Ruas Jalan Provinsi Wilayah Pamekasan, Cegah Banjir saat Musim Hujan

Puluhan Mahasiswa Kepung Kantor Dinas Sosial Sumenep, Tuntut Penyaluran Bantuan BPNT Diperketat

Halaman
123
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved