Liga 1 2020
Mario Gomez Beri Hukuman Denda Bagi Pemain Arema FC yang Tak Disiplin, Manajemen Tanggapi Begini
Mario Gomez menerapkan hukuman denda untuk para pemain Arema FC yang tidak disiplin.
Penulis: Dya Ayu Wulansari | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Pelatih Mario Gomez menerapkan hukuman denda untuk para pemain Arema FC yang tidak disiplin
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Dibanding pelatih-pelatih sebelumnya, pemain dan staf pelatih Arema FC dituntut untuk disiplin di bawah kepelatihan Mario Gomez.
Mario Gomez menerapkan hukuman denda untuk para anak buahnya dan pemain asuhannya jika tidak disiplin.
Apabila melanggar, pemain dan staf pelatih Arema FC akan didenda sebesar Rp 500 ribu per pelanggaran.
• Pelatih Aji Santoso Pastikan Rekrutan Pemain Persebaya Surabaya untuk Liga 1 2020 sudah Ditutup
• Arema FC dan Persebaya Masuk 200 Besar Klub Sepak Bola Paling Populer di Dunia, Ini Daftarnya
• Persebaya Tetap Main di Surabaya saat Liga 1 2020, Aji Santoso Beri Pesan Pribadi untuk Pemkot
Penerapan aturan disiplin yang diberikan Mario Gomez mendapat sambutan baik dari manajemen Arema FC.
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan, kedisiplinan Mario Gomez itu menjadi salah satu pertimbangan mendasar manajemen untuk meminang mantan pelatih Borneo FC itu.
"Bagus dan kami sangat mendukung," kata Ruddy Widodo, Kamis (23/1/2020).
"Tidak hanya bagi pemain tapi juga tim pelatih. Toh juga nanti uangnya akan kembali ke mereka," sambung dia.
"Dikumpulkan, lalu nanti kalau sudah terkumpul diberikan ke panti asuhan. Untuk makan-makan atau agenda lain," lanjutnya.
Ruddy Widodo menjelaskan jika nantinya ada pemain yang kerap melanggar, maka denda akan dinaikan menjadi Rp 2 juta setiap kali melanggar.
• Stadion Gelora Bung Tomo Bakal Pakai Single Seat, Kapasitas Penonton Kemungkinan Berkurang 15 Ribu
• Persebaya Tak Bisa Pakai Stadion Gelora Bung Tomo Jadi Homebase selama Satu Musim Penuh Liga 1 2020
"Itukan masih murah cuma Rp 500 ribu. Nanti kalau Liga sudah mulai akan naik katanya jadi Rp 2 juta," ucap Ruddy Widodo.
"Hukuman ini berlaku jika pemain atau staf pelatih terlambat datang latihan, terlambat makan, makan tidak pakai seragam dan lain sebagainya," lanjut dia.
"Kami rasa ya memang harus gitu. Inilah yang akhirnya menumbuhkan karakter," tambahnya.
"Dimulai dari hal yang sederhana. Dan kami rasa sudah ada efeknya," jelasnya.
Kabarnya, setelah diberlakukan hukuman denda ini, pemain Arema FC yang sebelumnya terkenal 'molor' dan kurang disiplin, berangsur menjadi lebih disiplin.(myu)
• Teguh Amiruddin Gabung Pemusatan Latihan, Slot Kiper Arema FC Liga 1 2020 Dinyatakan Lengkap
• Gabung Arema FC, Kushedya Hari Yudo Sebut Mimpinya Jadi Nyata, Pamer Bukti Idolakan Klub Sejak Kecil