Sunda Empire Ancam Beri Sanksi Ekonomi Indonesia & Hentikan Pemerintah Jokowi Jika Tak Daftar Ulang

Sunda Empire ancam beri sanksi ekonomi Indonesia dan hentikan pemerintahan Jokowi jika tak daftar ulang

Editor: Mujib Anwar
Kolase TribunMadura.com (Sumber: Kompas.com dan Youtube TV One)
Sunda Empire ancam beri sanksi ekonomi Indonesia dan hentikan pemerintahan Jokowi jika tak daftar ulang 

Sunda Empire Ancam Beri Sanksi Ekonomi Indonesia dan Hentikan Pemerintahan Jokowi Jika Tak Daftar Ulang

TRIBUNMADURA.COM - Ancaman dan gertakan serius dikeluarkan oleh Sunda Empire .

Gertakan dan ancaman tersebut ditujukan untuk negara-negara yang tidak mau daftar ulang ke Sunda Empire.

Seperti apa ancaman dan gertakan serius tersebut?

Selengkapnya simak di sini:

Gertakan Sunda Empire untuk Presiden Jokowi Jika Indonesia Tak Daftar Ulang, Termasuk Negara Dunia

Update Harga iPhone Terkini, Mulai dari iPhone 8 Plus Hingga iPhone 11 Pro Max, Makin Kece di 2020

Tak cuma di Jawa Barat, Sunda Empire rupanya telah menyebar hingga ke Aceh.

Keberadaan Sunda Empire yang sebelumnya menyebar di wilayah Jawa Barat, kini juga sampai di Lhokseumawe, Aceh.

Di Aceh Sunda Empire disebut-sebut sebagai Kekaisaran Matahari yang memiliki kekuasaan seluas bumi.

Bahkan ada jabatan Gubernur Jenderal Teritori Pasifik, yang dipegang oleh Renny Khairani.

Kabar tersebut mulanya diketahui dari sebuah video yang tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut memperlihatkan sejumlah anggota Sunda Empire tengah melakukan kegiatan di sebuah ruangan.

Melansir tayangan YouTube tvOneNews yang dipublikasikan (24/1/2020), dalam kegiatan tersebut hadir Renny Khairani yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal Pasifik di Sunda Empire.

Dalam tayangan tersebut, Renny menyampaikan bahwa seluruh negara di dunia harus segera mendaftar ulang ke Sunda Empire.

Tak segan-segan Renny mengatakan akan menutup seluruh akses bantuan apabila ada negara yang kedapatan tidak melakukan registrasi ulang, termasuk Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved