Berita Sumenep

Angka Kasus Perceraian di Sumenep Terus Meningkat, Penyebab Utamanya Tak Melulu soal Perselingkuhan

Angka perceraian di Kabupaten Sumenep pada 2019 tercatat naik sekitar 20 persen dibandingkan tahun lalu.

Angka Kasus Perceraian di Sumenep Terus Meningkat, Penyebab Utamanya Tak Melulu soal Perselingkuhan
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Pengadilan Agama Sumenep, Senin (27/1/2020). - Angka Kasus Perceraian di Sumenep Terus Meningkat, Penyebab Utamanya Tak Melulu soal Perselingkuhan 

Angka perceraian di Kabupaten Sumenep pada 2019 tercatat naik sekitar 20 persen dibandingkan tahun lalu

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kasus perceraian di Kabupaten Sumenep terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Pengadilan Agama Sumenep, angka perceraian di Kabupaten Sumenep pada 2019 tercatat naik sekitar 20 persen dibandingkan tahun 2018.

Panitera Muda Permohonan Pengadilan Agama Sumenep, Rahayu Ningrum mengatakan, kasus perceraian pada tahun 2019 lalu tembus 2.148 perkara.

Gaya Hidup dan Faktor Ekonomi Dominasi Faktor Penyebab Banyaknya Angka Perceraian ASN di Bangkalan

Tak Perlu Repot Datang ke Pengadilan Agama Kota Malang, Warga Bisa Ambil Akta Cerai Lewat Kurir Pos

Cerai dengan Istri Pertama, Ayah Asal Trenggalek Setubuhi Dua Putrinya setelah Menikahi Istri Kedua

Rahayu Ningrum menjelaskan, penyebab angka perceraian itu meningkat rata-rata didominasi oleh kasus cerai gugat.

"Tahun 2019 yang lalu ada 2.148 perkara. Jika dirinci, perkara cerai talak sebanyak 655," kata Rahayu Ningrum saat dihubungi TribunMadura.com, Senin (27/1/2020).

"Dan perkara cerai gugat 998 perkara, sedangkan 495 itu untuk perkara lain," sambung dia.

Rahayu Ningrum menyebut, dari ribuan kasus perceraian itu, ada sisa perkara dari tahun 2018 dan 2019 lalu yang belum memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah).

Menurutnya, tahun 2018 lalu masih tersisa 135 dan tahun 2019 sebanyak 99 perkara di Pengadilan Agama Sumenep.

Halaman
12
Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved