Dicopot Menkumham usai Berkunjung ke Kediri, Ronny F Sompie Susul Nasib Imam Nahrawi dan Rommy

Dicopot Yasonna Laoly usai Berkunjung ke Kediri, Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie Susul Nasib Imam Nahrawi dan Rommy

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
Kolase Tribunmadura.com (Sumber: TribunBali dan Kompas.com)
Ronnie F Sompie dan Yasonna Laoly 

Dicopot Menkumham Yasonna Laoly usai Berkunjung ke Kediri, Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie Susul Nasib Menpora Imam Nahrawi dan Ketua Umum PPP Rommy

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI -  Menkumham Yasonna Laoly telah mencopot Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie dari jabatannya, Selasa (28/1/2020) hari ini.

Entah mitos atau kebetulan, pejabat yang pernah berkunjung ke Kediri seolah terkena tuah bakal bernasib sial. 

Kejadian yang menimpa Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie yang dicopot dari jabatannya setelah 5 hari lalu berkunjung ke Kediri, merupakan kejadian terbaru.

Sebelumnya, beberapa kejadian lain juga terjadi.

Ronny F Sompie hadir di Kediri bersama dengan Irjen Kemenkuham Jhoni Ginting meresmikan Kantor Imigrasi Kelas 2 Kediri di Dusun Bedrek, Desa/Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Kamis (23/1/2020) lalu.

Sebagaimana diberitakan, Menkumham Yasonna Laoly telah mencopot Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie dari jabatannya, Selasa (28/1/2020) hari ini.

Pencopotan Ronny F Sompie terkait dengan kasus yang menjerat politisi PDIP Harun Masiku.

Ronny dianggap paling bertanggungjawab atas luputnya pengawasan terhadap Harun Masiku yang menjadi buron Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dan ternyata sudah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020.

Reaksi Keras ICW Soal Pencopotan Ronny F Sompie: Lebih Baik Yasonna Laoly Dicopot Presiden Jokowi

Ramalan Zodiak Rabu 29 Januari 2020 : Taurus Bisa Jadi Pemenang, Aquarius Banyak yang Dipertaruhkan

Piala Presiden Dihapus, Arema FC Panasi Mesin Lewat Trofeo yang Diramaikan Klub Bertabur Bintang ini

Irjen Kemenkuham Jhoni Ginting didampingi Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie saat hadir meresmikan Kantor Imigrasi Kelas 2 non TPI Kediri di Desa/Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Kamis (23/1/2020).
Irjen Kemenkuham Jhoni Ginting didampingi Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie saat hadir meresmikan Kantor Imigrasi Kelas 2 non TPI Kediri di Desa/Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Kamis (23/1/2020). (TRIBUNMADURA/DIDIK MASHUDI)

Sementara saat berada di Kantor Imigrasi Kediri, Ronny F Sompie juga sempat memberikan keterangan terkait kaburnya Harun Masiku.

Ronny saat itu menjelaskan, hasil pengecekan IT dan stake holder terkait di Bandara Sukarno Hatta telah menjelaskan jika Harun Masiku yang menjadi buronan KPK sudah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020 sore.

"Tidak ada lagi dua pendapat, karena informasi itu dari Imigrasi. Kami telah melaporkan kepada Bapak Menteri Hukum dan HAM, sekarang kami telah meluruskan," jelas Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie kepada awak media di Kediri.

Ronny menjelaskan, dengan adanya penjelasan resmi dari Imigrasi terkait keberadaan Haru yang telah kembali ke Indonesia.

"Dari awal tidak ada dua dualisme. Informasi sudah berada di Indonesia juga sudah disampaikan kepada pimpinan KPK," jelasnya.

Dengan informasi dari Imigrasi, pimpinan KPK akan menugaskan penyidiknya untuk melakukan pencarian. "Ini sudah menjadi ranah dan kompetensi dari KPK," jelas Ronny.

Ronnie F Sompie dan Yasonna Laoly
Ronnie F Sompie dan Yasonna Laoly (Kolase Tribunmadura.com (Sumber: TribunBali dan Kompas.com))

Sebelumnya, sejumlah pejabat juga diciduk KPK tahun lalu setelah berkunjung ke Kediri.

Kejadian ini menimpa Menpora Imam Nahrawi hanya berselang beberapa hari setelah menghadiri acara talk show di salah satu stasiun TV di GOR Jayabaya Kota Kediri kemudian ditangkap KPK.

Malahan Ketua DPP PPP Romahurmuziy alias Rommy juga bernasib sama, usai menggelar rapat internal partainya di salah satu hotel di Kabupaten Kediri.

Keesokan harinya terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Surabaya.

Sedangkan mantan Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke Kediri juga tidak diangkat menjadi menteri lagi.

Jauh sebelumnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke Kediri masa pemerintahannya tidak berlangsung utuh 5 tahun. Gus Dur diturunkan di tengah jalan dari jabatannya.

Termasuk Presiden Soekarno yang beberapa kali berkunjung ke Kediri juga jatuh dari tampuk kekuasaanya sebagai Presiden RI.

Sedangkan Presiden Jokowi sejauh ini juga belum ada agenda melakukan kunjungan kerja ke Kediri.

Pemerhati supranatural yang biasa dipanggil Ki Ageng saat dimintai pendapatnya mengungkapkan memang ada semacam mitos yang kebetulan terbukti ada benarnya.

"Kerajaan di Kediri ini khan lebih tua dari Majapahit. Malah peramal ulung Prabu Jayabaya dari Kediri dengan ramalannya Jangka Jayabaya yang terkenal," ungkapnya.

Sehingga kata Ki Ageng, bagi pejabat yang tidak suci hati dan tabiatnya bakal memetik dari ulah dan perbuatannya.

Namun hal itu tidak berlaku bagi pejabat yang memang suci hati dan tabiatnya lahir batin. Sehingga meski berulang kali berkunjung ke Kediri tidak akan kena semacam balak, justru kariernya malah semakin bagus dan sukses.

Detik-detik Pencopotan Ronny F Sompie

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mencopot Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie dari jabatannya, Selasa (28/1/2020). 

Pencopotan Ronny F Sompie terkait dengan kasus politisi PDIP Harun Masiku

Ronny dianggap paling bertanggungjawab atas luputnya pengawasan terhadap Harun Masiku yang ternyata sudah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020.

Yasonna memastikan Ronny F Sompie dicopot dari jabatan Dirjen Imigrasi per Selasa hari ini.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly usai memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly usai memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). (Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha)

Menurut Yasonna, Ronny F Sompie dicopot agar tak ada konflik kepentingan. 

"Per siang ini," ujar Yasonna kepada awak media di Istana Negara Jakarta sebagaimana dikutip dari KompasTV. 

Profil Ronny F Sompie 

Dikutip dari TribunManado, Ronny Franky Sompie adalah putera Asal Sulawesi utara dari Desa Sukur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang pernah menduduki jabatan penting di Mabes Polri sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri tahun 2013.

Pria kelahiran Surabaya pada 17 September 1961 ini, memulai karirnya di dunia kepolisian setelah lulus di AKPOL pada tahun 1984 dengan berkarir sebagai perwira staf di PTIK Jakarta (1984-1988).

Tahun berikutnya yaitu, 1988-1989 Kanit Crime Squad Polwiltabes Surabaya.

Selepas menjadi Kapolsek Pabean Cantikan Surabaya di tahun 1990-1991 dan berkarir di AKPOL selama 4 tahun yaitu 1991-1994, beliau memulai karirnya di ibukota dari tahun 1994-1998.

Di ibukota, beliau menjabat sebagai Kanit Vice Control Ditreskrim Polda Metro Jaya, Kasat Reserse Polres Metro Jakarta Barat, dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly didampingi Dirjen Imigrasi, Ronny F Sompie, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Is Edy Eko Putranto dan jajaran lainya memberangkatkan peserta goes yang diikuti ribuan peserta dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke 69, Sabtu (12/1/2019) di depan Gedung Kemenkumham Jakarta. Menkumham dan jajarannya lalu mengikuti goes yang kali ini peringatan Hari Bhakti Imigrasi mengangkat tema Imigrasi ?e-Gov? pasti Simpatik, Mumpuni, gritas, Lugas, dan Empati. TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly didampingi Dirjen Imigrasi, Ronny F Sompie, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat, Is Edy Eko Putranto dan jajaran lainya memberangkatkan peserta goes yang diikuti ribuan peserta dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke 69, Sabtu (12/1/2019) di depan Gedung Kemenkumham Jakarta. Menkumham dan jajarannya lalu mengikuti goes yang kali ini peringatan Hari Bhakti Imigrasi mengangkat tema Imigrasi ?e-Gov? pasti Simpatik, Mumpuni, gritas, Lugas, dan Empati. TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Selanjutnya, beliau berkarir sebagai Kasatreskrim Polwiltabes Bandung (1998–1999).

Karier Ronny semakin menanjak saat beliau berkiprah sebagai Kasat Tindak Pidana Tertentu Polda Jatim dan Kasat Tindak Pidana Umum Polda Jatim (2000 – 2002), selanjutnya sebagai Kapolres Gresik (2002 – 2003) dan Sidoarjo (2003 – 2005), dan Dirserse Narkoba Polda Jatim (2005).

Kemudian secara berturut-turut, putera pasangan Gimon Maxmilian Sompie dan Juliana Unggu Dungus ini dipercayakan menjadi Kabag Kerjasama Luar SDM Polri (2005 – 2006), Dir. Reskrim Polda Sumut (2006 – 2008), Kepala Perpustakaan PTIK (2008 – 2009).

Pada tahun 2009 – 2010 Ronny kembali bertugas di Jawa Timur sebagai Kapolwiltabes Surabaya, Karo Ops Polda Metro Jaya, Karo Ortala Srena Polri, Karo Wassidik Bareskrim Polri, hingga menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Mabes Polri tahun 2013.

Di tahun 2015, karir Ronny tak berhenti begitu saja.

Ayah dari 3 orang puteri bernama Devi Paramitha Rondyta, Grace Veronica, dan Merry Apsari ini menjabat sebagai Kapolda Bali.

Kemudian, ditugaskan sebagai Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI hingga kemudian dicopot sekarang. 

Drs. Ronny F Sompie SH, MH, Dirjen Imigrasi Indonesia
Drs. Ronny F Sompie SH, MH, Dirjen Imigrasi Indonesia (Tribun Bali)

Pendidikan Umum

– SD (1968)

– SMP (1976)

– SMA (1980)

– S1 Fakultas Hukum Univ Bhayangkara Surabaya (1993)

– S2 Hukum Pidana Univ Bhayangkara Surabaya (2004)

– S3 Hukum Hukum Univ Borobudur Jakarta (2015)

Pendidikan Kedinasan

– AKPOL (1984)

– STIK – PTIK (1988)

– SESPIM POLRI ( 2000 )

– SESPATI POLRI (2007)

Pengalaman Acara Internasional dan Luar Negeri

– Familiritation First Line Officer Police di Brunei Darusalam tahun 1995

– IMOSC di Singapore (2002)

– Seminar Transnational CRIME di Hongkong Tg 2002

– Seminar Narkotika Internasional di Tokyo (2005)

– The Chief Of Police Meeting di Florida yg 2014

– DGICM tahun 2015 di Cambodia

– Bilateral Meeting bersama DIBP cq ABF Tahun 2016 di Canberra

– Tim Delri dipimpin Menkopolhukam untuk bilateral meeting bersama Wakil PM China, Kepala Biro Politik China tahun 2016

– Tim Delri mendampingi Menkopolhukam bersama Menteri Dalam Negeri Australia di Canberra tahun 2016

– Bilateral Meeting bersama ICA Singapore tahun 2016 di Singapore

– DGICM tahun 2016 di Bali ( Host )

– Annual Meeting untuk Border Protection di Singapore tahun 2016

– Seminar ICAO di Canada tahun 2016

– SOMTC tahun 2017 di Philipine

– Tim Delri dalam acara Bali PROCESS tahun 2017 di Bali

– INTERPOL MEETING di Bali tahun 2107

– Bilateral Meeting bersama ICA Singapore tahun 2017 di Surabaya

– DGICM tahun 2017 di Laos

– Bilateral Meeting bersama DGI Korea Selatan di Seoul tahun 2017

– Bilateral meeting bersama Kepada DGI di Ghuangzou

Karir di Polri

– Perwira Staf di PTIK Jakarta (1984-1988)

– Kanit Crime Squad Polwiltabes Surabaya (1988-1989)

– Kapolsek Pabean Cantikan Surabaya (1990-1991)

– Danki Tar, Kurbinkortar, Dankotakta, Wadan Yon Tar di AKPOL (1991-1994)

– Kanit Vice Control Ditreskrim Polda Metro Jaya 1994

– Kasat Reserse Polres Metro Jakarta Barat 1995-1997

– Wakapolres Metro Jakarta Pusat 1997-1998

– Kasatreskrim Polwiltabes Bandung (1998–1999)

– Kasat Tindak Pidana Tertentu Polda Jatim 2000-2001

– Kasat Tindak Pidana Umum Polda Jatim (2001– 2002)

– Kapolres Gresik (2002 – 2003)

– Kapolres Sidoarjo (2003 – 2005)

– Dirserse Narkoba Polda Jatim (2005 – 5 bulan)

– Kabag Kerjasama Luar Negeri SDM Polri (2005 – 5 bulan)

– Dir. Reskrim Polda Sumut (2006 – 2008)

– Kepala Perpustakaan PTIK (2008 – 2009)

– Kapolwiltabes Surabaya (2009-2010)

– Karo Ops. Polda Metro Jaya (2010 – 5 bulan)

– Karo Kelembagaan dan Tata Laksana Srena Polri (2010 – 4 bulan)

– Kepala Biro Pengawasan Penyidikan Bareskrim Polri (2010-2013)

– Kepala Divisi Humas Polri (2013-2015)

– Kapolda Bali (2015 – 5 bulan)

Karir di luar Polri

Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI (2015 sampai 2020)

Penghargaan

– Bintang Bhayangkara Nararya

– Bintang Bhayangkara Pratama

– Satya Lencana Karya Bakti

– Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun, 16 tahun dan 24 tahun

– Satya Lencana (bidang pendidikan)

– Satya Lencana Dharma Nusa

(Tribunnews.com/Tribunmanado.co.id)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved