Breaking News:

Keraton Sejagat hingga Sunda Empire Muncul, Pakar Psikologi: Masyarakat 'Sakit' Ingin Sukses Instan

Munculnya kerajaan fiktif mulai dari Keraton Agung Sejagat hingga Sunda Empire, Pakar Psikologi menilai masyarakat 'sakit' dan ingin sukses instan

Kolase Tribunmadura.com (Sumber: TribunJateng dan Youtube TV One)
Raja Keraton Agung Sejagat Totok Santosa dan Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Belakangan muncul kerajaan-kerajaan fiktif di sejumlah daerah di Indonesia dan menjadi viral di masyarakat.

Mulai Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah.

Lalu Sunda Empire alias Kekaisaran Sunda yang berada di Bandung, Jawa Barat.

Yang terbaru, muncul King of The King di Tangerang, Banten.

Menurut Dr Andik Matulessy MSi, Pakar Psikologi Sosial Universitas 17Agustus 1945 / Untag Surabaya, dalam ilmu psikologis ada dua jenis kelompok penyebab munculnya kerajaan fiktif.

Pertama, dikarenakan delusi keagungan (grandiose delusion), seperti kerajaan fiktif Sunda Empire di Bandung.

Sedangkan kelompok satunya karena perilaku persuasif (membujuk) untuk mendapatkan keuntungan. Seperti kasus di Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

"Kasus Sunda Empire lebih cenderung pada gangguan mental delusi," ujarnya, Selasa (28/1/2020) ditemui, di Surabaya.

Demi Ciptakan Tatanan Dunia Baru, Sunda Empire Klaim Gandeng Orang Kaya Dunia dan Kendalikan Nuklir

Usai Sunda Empire, Muncul Kerajaan Siap Lantik Saingan Jokowi, King of The King, Catut Nama Prabowo

Keraton Agung Sejagat Gaji Pengikut Hingga Rp 2,7 Juta, Raja Totok Ungkap Mesin Uangnya dari sini

Andik Matulessy Pakar Psikologi Sosial Universitas 17Agustus 1945 / Untag Surabaya
Andik Matulessy Pakar Psikologi Sosial Universitas 17Agustus 1945 / Untag Surabaya (TRIBUNMADURA/SULVI SOFIANA)

Hal itu, kata Andik Matulessy, dibuktikan dengan pemikiran mereka yang bisa berkomunikasi dengan Jack Ma (pendiri Alibaba) dan berpikir tentang usaha-usaha terbaru yang mengarah pada teknologi masa depan.

Dalam kasus ini, mereka mendirikan kerajaan karena mampu mempersuasikan seseorang.

Halaman
123
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved