Breaking News:

Berita Nganjuk

Pelabelan Rumah Keluarga Miskin Penerima PKH Baru 35 Persen, Ribuan Peserta Mundur Merasa Mampu

Pelabelan rumah keluarga miskin penerima program bantuan PKH di Nganjuk belum mencapai separuh, tapi ribuan warga mengundurkan diri.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD AMRU MUIZ
Pelebelan rumah warga miskin penerima PKH di Kabupaten Nganjuk terus dilakukan sebagai wujud pengawasan dan kontrol sosial oleh masyarakat. 

Pelabelan Rumah Keluarga Miskin Penerima PKH Baru 35 Persen, Ribuan Peserta Mundur Merasa Mampu

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Pelabelan rumah keluarga miskin penerima program bantuan PKH di Nganjuk belum mencapai separuh, tapi ribuan warga mengundurkan diri.

Mereka mengundurkan diri karena sudah merasa mampu.

Pelabelan yang dilakukan di rumah masing-masing penerima itu dilakukan sekaligus sebagai kontrol.

Selain itu, juga untuk memfilter rumah keluarga miskin yang berhak menerima.

Pelabelan rumah penerima program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Nganjuk hingga kini baru mencapai sekitar 35 persen dari total penerima yang mencapai 50 ribu keluarga.

Nasib Nahas Bermula Saat Gadis Diajak ke Apartemen, Lalu ke Bioskop, Malah Harus Rela Kehilangan

Sejumlah kendala menjadi penghambat pelabelan rumah penerima PKH di Kabupaten Nganjuk.

Koordinator II PKH Kabupaten Nganjuk, Khusnul Kholik mengatakan, kendala utama dari kegiatan pelabelan rumah penerima PKH terkait pendanaan bahan baku.

Ini dikarenakan biaya pelabelan rumah penerima PKH tersebut tidak ditanggung oleh APBD maupun APBN, melainkan bentuk kerjasama antara pendamping dengan pemerintah desa.

"Kondisi ini yang perlu diketahui oleh semuanya sehingga mengapa pelabelan rumah penerima PKH terkesan lambat dan kurang maksimal di Kabupaten Nganjuk," kata Kholik, Selasa (28/1/2020).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved