King of The King Runtuh di Tangan Polisi, Dua Pemimpin Ditangkap, Susul Sunda Empire dan KAS

Polresta Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, menetapkan dua petinggi kerajaan fiktif King of The King sebagai tersangka.

Editor: Aqwamit Torik
ISTIMEWA
Pimpinan King of The King, Dony Pedro atau Juanda 

King of The King Runtuh di Tangan Polisi, Dua Pemimpin Ditangkap, Susul Sunda Empire dan KAS

TRIBUNMADURA.COM - Setelah Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire runtuh di tangan polisi, kini petinggi King of The King juga ikut ditangkap polisi.

Dua petinggi kerajaan King of The King itu ditetapkan tersangka dalam kasus penipuan.

Mereka merekrut para pengikut untuk mendaftarkan diri dan membayar sejumlah uang.

Para calon pengikut juga dijanjikan akan diberikan uang senilai miliaran rupiah.

Namun janji hanya tinggal janji.

Para pengikut ternyata tak mendapat apa yang mereka harapkan.

Polresta Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, menetapkan dua petinggi kerajaan fiktif King of The King sebagai tersangka.

Keduanya adalah Buntoha (45) sebagai Ketua Indonesia Mercusuar Dunia (IMD) Kaltim dan Zakaria (54) sebagai Koordinator Kaltim.

Dua orang ini diduga menipu dengan kedok menarik uang pendaftaran anggota King of The King.

Mereka juga menjanjikan mengembalikan uang itu dengan nilai miliaran rupiah.

Kasat Reskrim Polresta Kutai Timur, AKP Ferry Putra Samodra menjelaskan kasus ini terungkap saat korban bernama Suharminto mengadu ke polisi, Rabu (29/1/2020).

Pelapor diminta membayar biaya pendaftaran IMD senilai Rp 1,7 juta kepada tersangka Zakaria.

Korban lalu dijanjikan diberikan dana amanah Allah oleh Mr Dony Pedro pada Agustus 2019 senilai Rp 3 miliar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved