Breaking News:

Terungkap Sudah Perbedaan Mencolok Ratu Sunda Empire & Ratu Keraton Agung Sejagat, Begini Sosoknya

Terungkap sudah perbedaan mencolok Ratu Sunda Empire dan Ratu Keraton Agung Sejagat, begini sosoknya

Tribun Jabar/Instagram
Terungkap sudah perbedaan mencolok Ratu Sunda Empire dan Ratu Keraton Agung Sejagat, begini sosoknya 

Sunda Empire lebih heboh

Seperti diketahui, setelah kabar kemunculan keraton agung sejagat yang menghebohkan, kini muncul kerajaan ilusi lainnya, Sunda Empire.

Mereka mengklaim, negara-negara di dunia harus mendaftar ulang pada Agustus 2020 ke kekaisaran matahari di Bandung.

Tak hanya itu, para petingginya juga sesumbar, menyebut seolah-olah Sunda Empire merupakan pemerintahan yang mengelola dunia.

Anggota Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Roy Suryo bahkan menduga, kelompok Sunda Empire sudah mengubah artikel di Wikipedia mengenai sejarah PBB.

Dalam artikel yang sudah diubah, sidang 1 PBB diubah lokasinya jadi di Jalan Setiabudhi, Bandung.

Padahal, berdasarkan sejarah yang benar, lokasi sidang itu berada di Methodist Central Hall, Westminster, London pada 10 Januari 1946. 

Tiga Petinggi Sunda Empire Tersangka

Tak lama kemudian, tiga petinggi Sunda Empire ditetapkan polisi sebagai tersangka, Selasa (28/1/2020).

Setelah heboh mengenai klaim-klaim Sunda Empire yang mengaku sebagai kekaisaran matahari, kini Nasri Banks, Ratnaningrum, dan Rangga Sasana ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka jadi tersangka lantaran menyebarkan berita bohong dan kabar tak pasti untuk keonaran masyarakat, seperti dilansir dari Tribun Jabar dalam artikel 'Terungkap Siapa Sosok Pimpinan Tertinggi Sunda Empire, Ternyata Seorang Perempuan, Ini Penampilannya'.

Saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Rangga Sasana masih belum terlihat hadir.

Ia disebut masih dalam perjalanan menuju Polda Jabar setelah diamankan di Tambun, Bekasi.

"Ketiga tersangka berinisial‎ Nb atau Nasri Banks selaku tokoh Sunda Empire, sebagai perdana menteri dalam kedudukan. Lalu Rd, Raden Ratnaningrum dalam kedudukannya sebagai kaisar," ujar Kabid Humas Polda Jabar Saptono Erlangga, Selasa (28/1/2020).

Lebih lanjut Saptono Erlangga berujar, penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan penyelidikan, memeriksa saksi, saksi ahli, dan alat bukti yang ada.

Para tersangka dijerat Pasal 14 dan 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Pemberlakuan KUH Pidana.

 

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Pimpinan dan Bunda Ratu Sunda Empire Ternyata Pasangan Suami Istri, Nasib Bentuk Pemerintahan Bubar

Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved