Breaking News:

Berita Tulungagung

Ibu-Ibu di Tulungagung Laporkan Owner Arisan ke Polisi, Mengaku Ditipu hingga Puluhan Juta

Sejumlah ibu-ibu itu mengaku ditipu oleh owner arisan sejak September 2019 lalu.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/DAVID YOHANES
Petugas SPKT Polres Tulungagung tengah menerima laporan dari sejumlah ibu-ibu yang mengaku jadi korban arisan, Rabu (5/2/2020). 

Sejumlah ibu-ibu itu mengaku ditipu oleh owner arisan sejak September 2019 lalu

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Sejumlah ibu-ibu arisan mendatangi SPKT Polres Tulungagung, Rabu (5/2/2020).

Mereka datang ke SPKT Polres Tulungagung untuk melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan sosok yang disebut owner arisan dengan nama Get 50 ini.

Menurut anggota arisan itu, Wiwin Puspitasari (35) asal Kabupaten Trenggalek, arisan ini terselenggara karena pertemanan.

BREAKING NEWS: Risma Maafkan Penghina yang Sebut Dirinya Kodok: Dia Minta maaf, Saya Harus Menangkan

Mengaku Ditipu Ketua Arisan Piauw, Puluhan Warga Tulungagung Datangi Kantor Polisi untuk Melapor

Arisan Ibu-Ibu di Warung Bakso Berujung Ricuh, Aksi Pamer Uang di Dompet Hingga Polisi Turun Tangan

Ia menyebut, owner arisan dipegang oleh EM (40), yang bertugas menerima iuran peserta dan meneruskan uang kepada yang dapat giliran.

“Get 50, setiap bulan dapatnya uang Rp 50 juta, dipotong biaya administrasi Rp 1.500.000,” terang Wiwin.

Sistem arisan ini mirip dengan arisan piauw.

Namun, urutan yang dapat giliran mutus sudah ditentukan sejak awal.

Setiap anggota bisa mengajukan permohonan nomor urut.

Anggota yang mendapat nomor urut paling atas membayar iuran lebih besar dibanding anggota dengan nomor urut di bawahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved