Persik Kediri

Persik Kediri Ingin Bisa Unjuk Gigi di Liga 1 2020, Tim Macan Putih Akan Andalkan 4 Pemain Asing ini

Persik Kediri ingin dapat unjuk gigi sebagai tim promosi dalam mengarungi ketatnyaLiga 1 2020 sebagai, Tim Macan Putih andalkan 4 pemain asing ini

Penulis: Khairul Amin | Editor: Mujib Anwar
Wikipedia.org
Persik Kediri ingin dapat unjuk gigi sebagai tim promosi dalam mengarungi ketatnyaLiga 1 2020 sebagai, Tim Macan Putih andalkan 4 pemain asing ini 

Persik Kediri Ingin Bisa Unjuk Gigi di Liga 1 2020, Tim Macan Putih Akan Andalkan 4 Pemain Asing ini

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI – Persik Kediri, terus bekerja ekstra untuk merampungkan skuad tim yang akan mengarungi ketatnya kompetisi musim Liga 1 2020 dan agar bisa unjuk gigi sebagai tim promosi.

Salah satunya, Persik Kediri sudah sepakat mendatangkan empat pemain asing baru.

Empat pemain asing yang dimaksud, adalah Ante Bakmaz (27), bek asing asal Australia yang musim lalu menjadi bagian Madura United. 

Lalu Fode Kuffour Camara (31), eks bek Timnas Guinea.

Kemudian Patrik Bordon (31), striker asal Slovenia yang sebelumnya bermain untuk tim kasta tertinggi Liga Lithuania, FK Panevezys, mencatatkan 13 kali penampilan dengan torehan 6 gol.

Terakhir, Gaspar Vega (27), gelandang asal Argentina, sebelumnya bermain untuk klub kasta kedua liga Uruguay, Rampla Junior.

Manajer Persik Kediri Beny Kurniawan mengatakan, empat pemain asing tersebut belum bergabung dengan Tim Macan Putih.

Baru tiba secara bertahap minggu ini, diawali dengan kadatangan Ante Bakmaz hari ini, Rabu (5/2/2020).

“Ante Bakmaz hari ini datang, Gaspar Vega baru besok (6/2/2020) nyampek di Indonesia. Bardon tanggal 8 berangkatnya,” terang Beny, Rabu (5/2/2020).

Khusus, Camara tambah Beny, kemungkinan besar baru akan bergabung dengan tim pekan depan.

Pasalnya, pemain asal Guinea itu sedang mengurus visa dan ijin tinggal. Karena berasal dari negara yang tergolong rawan konflik, Camara harus memenuhi syarat tambahan.

Benny memperkirakan, Camara baru bisa bergabung dengan tim pada 10 Februari mendatang, atau maksimal dua hari setelahnya, tanggal 11-12 Februari.

“Camara lagi ngurus colling visanya karena negara rawan konflik, visanya lagi di urus sama agennya, semoga segera selesai, sebelum kompetisi dia sudah siap untuk main,” terang pria kelahiran Ponorogo tersebut.

Berbeda dengan pemain lokal, Beny memastikan bahwa untuk komposisi pemain lokal sudah terpenuhi, terakhir berbabungnya Paulo Sitanggang, gelandang muda eks Barito Putera.

“Pemain sementara sudah, ada 23-24, itu sama pemain muda, ada yang yunior, Hamsah anak Kediri yang pernah belajar di U-20 Sleman,” pungkas Beny.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved