Breaking News:

Ningsih Tinampi Dibina Petugas Gabungan

Teka-teki Cara Pengobatan Ningsih Tinampi di Pasuruan yang Viral Akhirnya Terbongkar: Wong Ngono Wae

Teka-teki cara pengobatan alternatif Ningsih Tinampi di Pasuruan yang viral akhirnya terbongkar: wong ngono wae

Penulis: Mujib Anwar | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNMADURA/GALIH LINTARTIKA
Teka-teki cara pengobatan alternatif Ningsih Tinampi di Pasuruan yang viral akhirnya terbongkar: wong ngono wae 

Ia mengatakan, tidak ada masalah.

Semua pihak mendukung, mulai dari kepolisian dan Dinkes, sehingga tidak ada masalah sama sekali.

"Untuk masukannya ya saya terima. Intinya saya mendukung sekali. Tidak ada kesepakatan apa-apa hari ini, oke saja," jelasnya.

Menurut dia, memang ada himbauan untuk tidak menangani pasien yang memang memiliki penyakit medis.

"Ya kan kebanyakan di sini non medis," tambahnya.

"Kalau ada yang medis ?" tanya wartawan.

"Ya nang dokter, mosok ya nang aku (ya ke dokter, masak ya ke saya)," jawabnya.

"Kalau ada yang maksa sakit medis, tapi berobat kesini," tanya wartawan lagi.

"Yo ditangani wae wong ngunu wae (ya ditangani saja, kan cuma begitu saja)," tandas Ningsih Tinampi.

Ningsih Tinampi dukun asal Pasuruan Jawa Timur saat obati pasien dan ketika menangis
Ningsih Tinampi dukun asal Pasuruan Jawa Timur saat obati pasien dan ketika menangis (Kolase/youtube/Ningsih Tinampi)

Meski demikian, Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat ( Bakorpakem ) Kabupaten Pasuruan menyatakan akan melakukan pengawasan ketat terhadap pengobatan alternatif yang dijalankan oleh Ningsih Tinampi .

Kepala Kajaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, Ramdanu Dwiyantoro, Rabu (5/2/2020) menegaskan, tim gabungan ini akan selalu melakukan pengawasan terhadap pengobatan alternatif yang dilakukan Ningsih Tinampi dan telah viral di media sosial .

Ia menyebut, pihaknya lebih mengawasi kemungkinan akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk urusan medis, tetap tanahnya ada di Dinas Kesehatan yang membidanginya.

Menurut Ramdanu Dwiyantoro, pihaknya bersama tim Pakem hanya sebatas mensinkronkan saja.

"Nantinya Tim Pakem mengumpulkan data dari menganalisa, untuk tetap mencipatkan situasi kondusif sekaligus mengantisipasi kejadian yang tidak diiinginkan," bebernya.

Ia menyebut, keberadaannya hanya sebagai pengawas aliran kepercayaan dan bukan pada penindakan.

"Kami akan bertindak jika ditemukan pelanggaran serta indikasi yang berpotensi kepercayaan yang menyimpang atau penistaan agama.

Kami berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjutinya," tegasnya. 

Ningsih Tinampi saat mengobati pasien
Ningsih Tinampi saat mengobati pasien (Screenshot Video Ningsih Tinampi)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved